"Kami mendukung usaha untuk membantu saudara setanah air yang tengah tertimpa bencana," kata Paramitha Rusady mewakili rekan-rekanya di Jakarta, Senin.
Gelang yang terbuat dari bahan Thermo Plastic elestomer (TPE) berwarna merah putih itu terdapat dalam dua ukuran yaitu diameter 60 dan 68 sentimeter dan rencananya akan dijual di salah satu pusat perbelanjaan, carefour, seharga Rp10 ribu.
Tulisan Indonesia Bersatu sendiri menurut Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah bertujuan untuk mengedepankan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kebetulan juga diluncurkan pada 15 Agustus yang bertepatan dengan penandatanganan kesepakatan perdamaian antara pemerintah dan Gerakan Aceh Merdeka.
Dengan mewujudkan semangat persatuan diharapkan tidak terdapat lagi kekhawatiran akan terpecah-belahnya kesatuan dan nasionalisme bangsa Indonesia.
Lebih jauh, gelang bertuliskan 'Indonesia Bersatu' atau 'Indonesia Unite' itu sesungguhnya adalah ungkapan terimakasih atas sumbangan yang diberikan.
Usaha untuk meluncurkan gelang tersebut muncul saat Depsos merasa tergugah untuk meluruskan keadaan ketika menjumpai sedikitnya ada lebih dari dua juta laman "tsunami donate" --catatan Yahoo Juni 2005 mencapai 1.480.000 laman, dan Google mencapai 1.180.00 laman-- tetapi tidak ada satupun yang dari Indonesia.
Banyak orang yang menyumbang melalui laman-laman internasional tersebut, tetapi Depsos yang merupakan lembaga resmi pemerintah yang berwenang untuk menyalurkan bantuan merasa tidak pernah dihubungi oleh para pembuat laman, apalagi menerima dana untuk disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.
Untuk itu, secara resmi Depsos meluncurkan sebuah laman resmi internet kelas dunia dengan domain Indonesiaunite.com yang telah diterjemahkan dalam tujuh bahasa yaitu Arab, China, Inggris, Jepang, Jerman, Korea dan Perancis. (*/erl)
Lihat Profil: Paramitha Rusady, Pretty Asmara, Happy Salma, Deddy Corbuzier