< >

Bungkam Persmin 2-1, Persela Makin Aman dari Degradasi

Selasa, 16 Agustus 2005 20:21
Kapanlagi.com - Persela Lamongan makin menjauh dari ancaman degradasi, setelah mereka membungkam tamunya Persmin Minahasa 2-1 dalam pertandingan lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga Djarum Indonesia 2005 Wilayah Timur di Stadion Surajaya Lamongan, Selasa petang.

Dua gol Persela masing-masing dipersemabhkan Edi Subagio menit ke-17 dan Fabiano menit ke-30, Sedangkan, gol balasan Persmin diciptakan N'Dolar Blaise menit ke-45.

Dengan hasil ini, tim berjuluk "Laskar Joko Tingkir" ini naik dua strip ke peringkat delapan dari 13 tim dengan mengemas 31 poin dari 23 main (8 menang, 7 seri dan 8 kalah). Sementara, bagi Persemin kekalahan ini membuat mereka tetap berada di posisi keenam dengan mengoleksi 31 poin dari 23 main (9 menang, 4 seri dan 10 kalah).

Sejak wasit Puji Suprayitno meniup pluit tanda pertandingan dimulai, Persela yang dimotori Zainal Arifin dan Oscar Arevana tampil agresif dan menekan, sehingga memaksa Persmin lebih banyak bertahan dan hanya sesekali melakukan serangan balik dengan mengandalkan Mariano Oscar Sorrentiono.

Melalui rangkaian serangan yang bertubi-tubi, Persela membuka gol pertama pada menit ke-17 lewat sontekan Edi Subagio, yang memanfaatkan umpan Zainal Arifin dari sektor kanan barisan pertahanan Persemin.

Unggul satu gol, Persela yang didukung sekitar 12 ribu LA Mania --sebutan suporter fanatik Persela-- tampil makin percaya diri, sebaliknya Persmin yang ketinggalan satu gol berusaha membalas dengan lebib bermain terbuka.

Lewat serangan sporadis, Persela pada menit ke-30 menambah kemenangan menjadi 2-0, setelah sundulan Fabiano yang memanfaatkan umpan tendangan bebas Oscar Aravena gagal diantisipasi kiper Persmin Sukirmanto.

Ketinggalan dua gol, Persmin pantang menyerah, bahkan mereka berusaha bangkit dengan tampil lebih ngotot. Melalui serangan cepat, pada menit ke-45, Persmin memperkecil kekalahannya menjadi 1-2, setelah tendangan N'Dolar Blaise gagal ditangkap kiper Persela Endra Prasetya.

Pada babak kedua, Persmin lebih banyak mengambil inisiatif menyerang, namun tekanan dan serangan mereka gagal mencetak gol, sehingga sampai pertandingan usai kedudukan tetap 2-1 untuk keunggulan Persela.

Wasit Puji Suprayitno dalam pertandingan ini hanya mengeluarkan satu kartu kuning kepada Charles Putiray dari Persela.

Pelatih Persela Mustaqim tampak senang dengan kemenangan ini, karena diakuinya, tiga poin yang diraih timnya itu sangat menentukan untuk tidak terkena degradasi. "Kami sangat puas, karena terhindar dari degradasi, meskipun dari permainan masih belum maksimal," katanya.

Sementara itu, pelatih Persmin Joko Malis mengakui, kunci kekalahan anak asuhnya, karena pemain belakangnya kurang disiplin dari menjaga daerah dan lawan, sehingga dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Persela.

"Secara umum anak-anak sebenarnya bisa mengimbang permainan Persela, tapi dua gol Persela itu akibat kesalahan pemain belakang, yang kurang disiplin dalam menjaga lawan," tambahnya. (*/lpk)


BERITA TERKAIT