< >

KJL Kibarkan Sang Merah-Putih di Kedalaman Laut

Rabu, 17 Agustus 2005 22:27
Kapanlagi.com - Kelompok Jurnalis Laut (KJL) bekerja sama dengan sejumlah penyelam profesional Bali, mengibarkan bendera merah putih di dasar laut Pantai Les, Kabupaten Buleleng, 95 km utara Kota Denpasar, Rabu.

Pengibaran bendera pada detik-detik peringatan HUT ke-60 Proklamasi Kemerdekaan RI itu, dilakukan pada kedalaman laut 10 meter, di atas onggokan dan hamparan terumbu karang hasil budidaya stek, demikian Antara melaporkan dari Desa Les.

Dengan mencantolkan tali pada celah terumbu karang yang berdiri bagai onggokan bukit tersebut, bendera merah putih bisa dikerek di dasar laut oleh tim pengibar yang melibatkan 20 penyelam (diver).

Setelah bendera berkibar karena arus air bawah laut yang cukup deras, seluruh penyelam yang juga melibatkan sejumlah peserta dari Air Diving Academy (ADA) yang telah membuat formasi tapal kuda di dasar laut, dalam satu komando langsung memberi hormat.

Bertindak selaku komandan upacara pada pengibaran bendera di dasar laut yang pagi itu arusnya cukup deras, mantan Mendudpar Gede Ardika.

Sebelum prosesi terjun ke laut dilakukan, ke-20 peserta upacara yang tergolong langka itu, terlebih dahulu melakukan latihan 'kering' di darat, membentuk formasi tapal kuda dengan tiang bendera di tengah-tengah.

Dalam formasi tersebut, pada praktiknya terlihat empat orang bertindak selaku pengibar bendera merah putih berukuran tiga kali dua meter itu.

Setelah dilakukan penghormatan bendera, para peserta upacara dibubarkan, namun sebelum meninggalkan arena menuju permukaan laut, satu per satu penyelam mencium Sang Saka Dwi Warna yang berkibar akibat hempasan arus air laut.

'Ritual' yang cukup menggetarkan dada dan membangkitkan nilai patriotisme itu, dilakukan tanpa dengan kata-kata, apalagi alunan musik dengan lagu Indonmesia Raya, seperti layaknya peringatan HUT Kemerdekaan RI yang dilakukan di darat.

Segala yang bersifat komando, hanya dilakukan dengan bahasa isyarat, namun semuanya tampak berjalan dengan lancar.

Selain yang terjun langsung menyelam, beberapa anggota KJL Bali juga terlihat melakukan pengamatan dari daerah permukaan laut dengan menggunakan topeng snorkling, tepat di atas upacara pengibaran bendera digelar.

Usai seluruh prosesi yang memerlukan waktu sekitar satu jam itu, seluruh peserta muncul ke permukaan dan kembali merapat ke bibir Pantai Les. Tak sedikit para peserta yang kemudian terlihat saling berangkulan dan bersujud syukur.

Tampak unsur Muspida Buleleng serta pihak Koramil dan Polsek setempat, ambil bagian dalam melepas dan menyambut kemunculan para penyelam yang ikut dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di bawah permukaan air laut tersebut. (*/erl)