< >

Jadwal Tanding Dirubah, 'Kebo Giras' Rugi

Kamis, 18 Agustus 2005 12:22
Kapanlagi.com - Perubahan jadwal pertandingan Liga Indonesia XI yang dilakukan PSSI terhadap dua laga terakhir Petrokimia Putra melawan Persema Malang dan Persik Kediri, dinilai merugikan tim asal kota Gresik, Jatim, yang sedang berjuang untuk lolos dari jurang degradasi.

Informasi yang diperoleh dari sekretariat Petrokimia Putra Gresik, Kamis, menyebutkan jadwal pertandingan away Petro ke kandang Persema Malang yang sebelumnya 24 Agustus diundur menjadi 1 September, demikian juga laga lawan Persik yang seharusnya 28 Agustus juga diundur pada 4 September.

Tim berjuluk "Kebo Giras" akan mulai menjalani tiga sisa laga away pada Sabtu (20/8) ke kandang Persegi Gianyar. Setelah laga tersebut, para pemain Petro akan menjalani libur panjang selama 11 hari sebelum laga lawan Persema.

Kondisi tersebut membuat manajemen dan ofisial Petro kelabakan, karena harus bekerja keras menjaga "peak performance" dan mental tanding pemain yang dikhawatirkan terganggu akibat perubahan jadwal yang begitu mendadak tersebut.

"Sejak awal kami sudah yakin akan terjadi lagi perubahan jadwal pertandingan dan kenyataan itu benar-benar terjadi. Sekarang makin jelas bahwa ada yang tidak benar dalam sepakbola kita," kata manajer Petro, Sasono Handito saat dihubingi wartawan.

Ia mengungkapkan perubahan jadwal yang dilakukan PSSI sudah berulang kali menimpa Petro, termasuk juga tim-tim peserta LI XI lainnya. Perubahan itu membuat tim harus melakukan penyesuaian latihan sebelum menjalani pertandingan.

Dampak paling berat dari perubahan jadwal dialami mantan juara LI VIII/2002 dua pekan lalu, karena harus bertanding beruntun selama lima kali, empat laga diantaranya di kandang sendiri dan satu pertandingan Copa Indonesia.

Dari empat laga "home" tersebut, Petro gagal meraih hasil maksimal dan hanya mampu mengemas empat poin, hasil dari satu kali menang lawan Persipura dan sekali seri lawan PKT. Dua laga lainnya lawan Persiba dan Persebaya mereka kalah.

Sebelum menjalani laga home empat kali beruntun, pemain Petro memang mendapat libur panjang sekitar 10 hari, namun hal itu justru membuat pemain kesulitan menjaga peak performance-nya.

"Dengan adanya perubahan jadwal pertandingan, program latihan yang telah disusun dengan baik menjadi kacau," kata pelatih Petrokimia Putra Gresik, Widodo Cahyono Putra yang dihubungi menjelang keberangkatan ke Gianyar Bali.

Widodo menyatakan khawatir perubahan jadwal akan membuat pemainnya tidak stabil, terutama stamina dan mental. "Saya khawatir, kondisi anak-anak yang kini sudah dalam peak performance, akan kembali menurun akibat jadwal berubah dan waktu istirahat yang panjang," katanya.

Mantan striker timnas era 90-an ini menilai jeda waktu istirahat tiga hari antara satu pertandingan dengan pertandingan berikutnya cukup ideal untuk tetap mempertahankan kondisi tim. "Mudah-mudahan kondisi anak-anak bisa tetap bugar," tambahnya.

Sementara itu dalam lawatan ke kandang Persegi Gianyar, Petro membawa kekuatan 18 pemain, termasuk striker Andrean Colombo yang sudah pulih dari cedera otot pinggangnya.

Widodo mengakui Persegi merupakan lawan berat dan sulit ditaklukkan di kandang sendiri. Namun anak asuhnya akan berjuang keras untuk bisa mencuri poin.

"Yang terpenting anak-anak bisa tampil lepas dan tidak terlalu terbebani kemenangan sehingga bisa bermain bagus," ujarnya.

Petro saat ini berada di posisi 11 klasemen sementara dengan 26 poin dan belum sepenuhnya aman dari zona degradasi. Petro sedikitnya memerlukan tambahan empat poin untuk mengamankan diri dari jurang degradasi. (*/rit)