< >

Peluang PSIS ke Babak Delapan Besar Makin Terbuka

Senin, 22 Agustus 2005 07:07
Kapanlagi.com - Peluang PSIS Semarang maju ke babak delapan besar Kompetisi Sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia (LI) XI maiin terbuka lebar, menyusul keberhasilan tim ini mendapatkan dua nilai di pertandingan 'away'.

Keterangan yang dihimpun ANTARA, Minggu, menyebutkan, tim asuhan pelatih Bambang Nurdiansyah ini masih menyisakkan satu partai tunda, yaitu lawan PSPS Pekanbaru yang dijadwalkan dimainkan tanggal 24 Agustus 2005 di Stadion Lebak Bulus Jakarta.

Kemudian satu pertandingan sisa, yaitu melawan tim asuhan pelatih Daniel Roekito (PSS Sleman,red) di Stadion Tridadi Sleman tanggal 31 Agustus 2005.

Emmanuel De Porras dan kawan-kawan kini menempati peringkat kedua klasemen sementara wilayah barat dengan nilai 41, yaitu 24 kali main, 10 kali menang, 11 kali seri dan tiga kali kalah.

Dua nilai terakhir yang didapat tim kebanggaan kota Semarang tersebut adalah seri lawan Deltras Sidoarjo, 2-2, Selasa (16/8) serta seri lawan Persekabpas Kabupaten Pasuruhan, 2-2, Sabtu (20/8).

Kalau dua pertandingan terakhir ini, PSIS mampu meraih nilai empat, yaitu sekali menang dan sekali seri tentunya nilainya menjadi 45.

Pesaing utama adalah Arema Malang yang kini membuntuti di peringkat ketiga dengan nilai 40, yaitu 24 kali main, 11 kali menang, tujuh kali seri dan enam kali kalah.

Tim berjuluk "Singo Edan" ini juga masih menyisakkan dua pertandingan di kandang sendiri, yaitu menjamu Persib Bandung, Rabu (31/8) serta menjamu Persikota Kota Tangerang, Minggu (4/9). Kalau dua pertandingan home ini dimenangkan semuanya berarti nilai akhir tim ini adalah 46.

Sedangkan Persib yang kini berada di peringkat keempat nasibnya jelas, meski tim ini masih menyisakkan tiga pertandingan (sekali di kandang sendiri dan dua kali di kandang lawan).

Apabila di kandang sendiri menang, yaitu menjamu PSMS Medan, Minggu (21/8) nilainya baru 40, sedangkan dua pertandingan `away` sangat berat karena harus berhadapan dengan Arema Malang dan Persija Jakarta Pusat.

Sedangkan peluang PSMS Medan yang kini berada diperingkat kelima dengan nilai 35 justru cukup besar, mengingat tim ini masih menyisakkan empat kali pertandingan lagi (dua di kandang lawan dan dua di kandang sendiri).

Apabila di kandang lawan kalah (lawan Persib Bandung dan Persikota Kota Tangerang) tetapi dua pertandingan di kandang sendiri menang (lawan Deltras dan Persekabpas) tentunya nilainya menjadi 41.

Melihat gambaran ini, PSIS kemungkinan besar akan berada di peringkat ketiga klasemen akhir wilayah barat dengan nilai 45 atau 42 (dengan perkiraan seri lawan PSPS dan kalah dari PSS Sleman) di bawah Persija Jakarta Pusat dan Arema Malang.

Asisten Manajer PSIS, Setyo Agung Nugroho mengatakan, dengan nilai 41 ini, tim Mahesa Jenar sudah aman untuk tetap bertahan di empat besar wilayah barat.

"Meski kita sudah aman, tetapi dua pertandingan sisa (satu partai tunda dan satu partai sisa,red) akan kita manfaatkan dengan baik untuk mendapatkan nilai," katanya. (*/rit)