"Bagi Saya, tantangan yang terberat adalah tidak dimungkinkannya membawa keseluruhan isi komik ke layar lebar," ujar Otani disela-sela acara konferensi pers dalam rangka mempromosikan filmnya itu. Dia juga berharap komik dapat menjadi budaya dan bisa diterima oleh berbagai kalangan.
Film NANA menceritakan tentang kisah perjalanan 2 orang wanita yang memiliki nama sama, namun terpisah jarak satu sama lain. Sejak pemutaran perdananya di Jepang pada 3 September lalu, film ini berhasil mengumpulkan pendapatan lebih dari US$26,4 juta. Adapun komik NANA sudah berhasil terjual sebanyak 22 juta kopi di seluruh Jepang.
Dalam kunjungannya ke Hong Kong, Otani mengaku dia sangat kagum dengan para sutradara asal pusat industri perfilman Cina itu. "Kenyataan bahwa Hong Kong berhasil melahirkan 2 sutradara yang sangat karismatik, membuat Saya ingin pergi ke Hong Kong untuk mengenal para sutradara Hong Kong lebih baik lagi," kata Otani. (ap/dni)