Keesokan harinya (Rabu, 12/10), wanita-wanita berparas ayu tersebut dijadualkan akan melepas 50 ekor penyu perdamaian di Pantai Tanjung Benoa yang lokasinya berada di belakang hotel Grand Mirage Resort tempat mereka menginap, kata Sales Manager hotel tersebut, Liando alias Ming kepada wartawan, Selasa (11/10).
Hari pertama kunjungannya ke Pulau Dewata, peserta Miss Chinese tersebut juga sempat mengunjungi Pasar Seni Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di tempat ini, mereka menyempatkan diri berbelanja barang-barang kerajinan produksi lokal.
"Banyak diantara mereka mengaku senang berbelanja di Pasar Seni Sukawati, karena barang-barang kerajinan yang dijual di tempat itu relatif murah," kata Liando.
Menurut pria asal Surabaya ini, peserta Miss Chinese itu direncanakan berada di Bali sampai 14 Oktober 2005. Selama di Pulau Dewata mereka menginap di Grand Mirage Resort. "Pada Rabu (12/10), mereka akan mengikuti jamuan makan siang bersama Gubernur Bali Dewa Made Beratha dan nyonya, yang sekaligus dirangkaikan dengan program sosial Indonesia Bersatu dan Kampanye Anti Narkoba," terangnya.
Dijelaskannya, kunjungan para peserta itu ke Bali diharapkan dapat menunjukkan kepada masyarakat dunia internasional bahwa situasi keamanan Bali pasca ledakan bom di kawasan Jimbaran dan Kuta, 1 Oktober lalu cukup kondusif.
"Dengan kedatangan para semifinal tersebut, kita berharap mereka bisa menjadi duta wisata Indonesia yang dapat menceritakan fakta bahwa Bali sebagai daerah tujuan wisata masih layak dan aman untuk dikunjungi, dan sekaligus mengangkat citra Bali sebagai salah satu tujuan wisata dunia," ungkapnya.
Pada pemilihan Miss Chinese yang diadakan untuk ketiga kalinya itu, Indonesia untuk pertama kalinya berhasil menempatkan wakilnya dalam babak semifinal. Imelda Wong, peserta dari Medan, Sumatera Utara berhasil terpilih dari lebih 10 ribu peserta dari 14 negara yang mendaftar.
Selain Indonesia, peserta Miss Chinese antara lain berasal dari Amerika Serikat, Jerman, Swedia, Malaysia dan Kanada.
Usai melakukan kunjungan ke Bali, peserta Miss Chinese akan melanjutkan lawatannya ke Yogyakarta dan Solo (14-16 Oktober), dan berikutnya menuju Jakarta (16-20 Oktober). (*/dar)