< >

Ian Brown: Penjara Inggris Adalah Mimpi Buruk

Selasa, 11 Oktober 2005 21:15
Kapanlagi.com - Penyanyi solo Inggris dan vokalis pendiri The Stone Roses, Ian Brown, masih merasa trauma atas penahanannya di penjara Inggris.

Brown, 42 tahun, pernah masuk tahanan selama 4 bulan pada tahun 1988 karena mengancam pilot dan pramugarinya dalam satu penerbangan. Ia masih ingat, saat itu teman kuliahnya bergantian menjenguknya dan mengatakan bahwa mereka sangat 'shock' dengan kekerasan yang terjadi di dalam penjara.

Ia mengenang, "Saya melihat seorang anak memukul telinga temannya dengan sebuah bola bilyard yang ditaruh dalam kaus kaki, hingga telinga temannya membengkak. Dan masih banyak kekerasan yang lain, yang saya lihat dibalik terali besi sel saya, yang dilakukan oleh beberapa tahanan maupun sipir penjara itu sendiri."

Ia diberi julukan King Monkey oleh Dodgy's Matthew Priest, karena gaya menyanyinya yang 'aneh'. Ia dikatakan sebagai penyanyi yang tak mempunyai teknik menyanyi dan dikritik seolah 'berteriak dalam ember'.

Dalam karir solonya, Brown bekerja sama dengan banyak musisi ternama seperti UNKLE dan vokalis Oasis, Noel Gallagher. Sebelumnya, dia turut membidani berdirinya band Inggris, South.

Brown baru-baru ini terlihat dalam acara bedah film, Harry Potter dan the Prisoner of Azkaban. (sof/bun)

KOMENTAR PEMBACA

Iqbal Vetra (05-03-2009 20:38:04)
knapa juga lu ian get in jail.. Knapa g minta di penjarakan di indonesia ajah.. kyanya bnyk para fans mu ingin satu penjara ama lu hahaha..
Yakin dah pasti g kan trauma.. bawa aja narapidana lain untuk senam goyangan king monkey setiap paginya... hahahaha



Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar