Pada saat itu McCartney yang sedang melangsungkan penampilan panggungnya di Detroit tiba-tiba diberi tanda oleh fansnya bernama Okuly yang sengaja jauh-jauh menghadiri konser itu bersama kekasihnya. Dia berharap agar McCartney mau melamarkan kekasihnya, Melissa, untuk menikah dengannya.
Kontan saja McCartney langsung menghentikan konser dan mengatakan: “Well, ayolah, segera berlutut dan nyatakan padanya, Ben!”. Tak lama kemudian Okuly membacakan lamarannya dan segera diiyakan (diterima) oleh Melissa.
Lalu McCartney menambahkan: “Well, itu adalah (pengalaman) yang pertama kali bagiku, dan saya berharap itu adalah (pernikahan) yang terakhir untukmu, Ben.”
Ben, yang seorang pegawai perpustakaan itu sudah merencanakan ide nekadnya di tengah perjalanan dari kediamannya di Ohio menuju konser bersama kekasihnya Melissa Steele. “Saya sudah mencari cara untuk melakukannya dan ingin sekali menjadikan lamaran pernikahan tersebut sesuatu yang tak terlupakan,” kata Ben.
Pada akhir konser McCartney juga mengajak pasangan itu menyanyikan tembang ‘Hey Jude’ untuknya. “Kesediaan Paul McCartney untuk memulai lamaran itu benar-benar tidak bisa digambarkan dengan kata-kata,” ujar Melissa yang bekerja di Unit Gawat Darurat (UGD) di sebuah rumah sakit. (iol/dni)









