
"Pro kontra boleh-boleh saja, tapi kenapa sudah 1,5 tahun tayangan itu ada tak pernah ada satupun keberatan dari penonton. Memang didalamnya kita mereportase sisi lain dari kehidupan kota tapi itu semua adalah fakta dan kita nggak bisa menafikan persoalan itu," ujar Emma saat dijumpai di Hotel Shangrila Jakarta usai menghadiri acara ulang tahun MD Entertainment.
Menurutnya, tayangan tersebut, kendati menyajikan sisi lain kehidupan kota metropolis namun diakuinya masih memiliki muatan-muatan positif yang patut untuk diketahui masyarakat. Lagipula, lanjut Emma, tak ada sama sekali point-point UU penyiaran yang dilanggar.
Pasalnya tayangan dewasa ini disajikan pada tengah malam bukan ketika waktu prime time (19-21 WIB). Selain itu, tambah Emma, acara ini tak hanya menyajikan persoalan kota metropolis saja, ia juga menghadirkan solusi bagi persoalan tersebut.
"Kita juga menghadirkan para ahli dari mulai pakar seks seperti dr Naek L Tobing sampai kriminolog untuk membahas itu semua," tandasnya.
Selama menjadi pembawa acara, ia mengaku sempat dua kali ikut terjun langsung ke lapangan untuk mewawancarai nara sumber. Bahkan, beber Emmaa, ia pernah mewawancarai waria di lokalisasi Taman Lawang.
"Justru mereka saat aku wawancari semuanya itu pada senang, nggak ada sama sekali perasaan risi profesinya diangkat ke permukaan. Bahkan mereka sempat mengucapkan terima kasih kepada saya, karena sudah membawa persoalan yang tengah dihadapinya kepada publik,” katanya.
Makanya, ia berharap lewat acara tersebut kepekaan pemerintah terhadap persoalan masyarakat yang sedang
dihadapi bisa tumbuh dan bisa mencari solusinya, ungkapnya. (kl/kkn/rit)
Lihat Profil: Emma Waroka