"Kami akan mempelajari surat itu dengan seksama," kata Straw kepada wartawan di Brussels ketika tiba untuk menjadi tuan rumah pertemuan para menlu EU.
"Iran berkewajiban untuk menanggapi secara positif resolusi dewan gubernur Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) September lalu dan kami akan meminta negara itu mentaatinya," katanya mengacu pada badan pengawas nuklir PBB itu.
"Ada diskusi tidak resmi dilakukan dengan Irak," tambahnya.
Iran, Minggu secara resmi meminta Inggris, Jerman dan Perancis membuka kembali perundingan yang macet, kata kantor-kantor berita Iran, dan pejabat tinggi nuklir Iran Ali Larijani "menegaskan tentang perlunya perundingan."
Perundingan antara Iran dan apa yang disebut tiga negara EU (EU-3) itu terhenti Agustus lalu ketika Iran memulai kembali konversi uranium, satu tindakan yang melanggar imbauan interansional untuk menghentikan aktivitas itu. (*/lpk)