< >

Iis Dahlia, Tinggalkan Sinetron Demi Keluarga

Sabtu, 03 Desember 2005 05:10
Kapanlagi.com - Menjadi artis sinetron dan dikenal banyak orang adalah impian semua orang. Namun, siapa bilang kalau menjadi artis sinetron selalu menyenangkan. Belum tentu! Tanya saja sama penyanyi dangdut Iis Dahlia. Penyanyi yang memiliki suara merdu ini mengaku kapok bermain sinetron, apalagi film.

"Di Indonesia itu cara kerja pemain-pemain sinetronnya kayak robot. Waktunya nggak tentu. Makanya aku nggak mau main lagi, kasihan sama suami dan kedua anakku. Mereka selalu aku tinggalin demi sinetron," kata Iis saat ditemui pada pesta ulangtahun putra Yuni Shara di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (1/12) kemarin.

Istri dari Satrio Dewantoro ini menegaskan kalau sistem kerja seperti ini belum pernah terbayangkan olehnya. "Awalnya aku masih mikir, karena syutingnya sedikit jadi bisa pulang cepat. Tapi lama kelamaan, episodenya tambah, jadinya pulang lama. Malahan terkadang sampai pagi. Berangkat pagi, pulang pagi, gila nggak tuh. Udah aku cape, anak-anak nggak keurus. Jadi kacau semuanya. Karena itu, aku mikir berhenti aja dari sinetron," kata wanita yang mempunyai kumis tipis ini

Saat ini, Iis memang tidak menerima tawaran bermain sinetron. Katanya, semua ini bukanlah karena larangan dari sang suami. Melainkan karena inisiatifnya sendiri sebagai seorang istri dan ibu.

"Suami sih mendukung segala kegiatan aku. Tapi dia mengingatkan yang terpenting itu kan keluarga. Setelah berpikir, ternyata dia benar juga. Selama ini suami aku kecukupan kok, kenapa aku mesti kerja keras," katanya sambil tersenyum.

Kendati begitu, penyanyi yang telah bermain sinetron BUNGA SEROJA dan TIGA ORANG PEREMPUAN ini, mendapatkan pengalaman bermain di layar kaca. "Sebelum terjun ke sinetron, aku cuma nyanyi aja, ngamen di sana-sini untuk cari nafkah, paling aku belajar gimana ningkatin vokal aja. Setelah aku ke sinetron, ada sesuatu yang menarik, selain bayarannya lebih besar," pungkasnya. (kl/zee/bun)

Lihat Profil: Iis Dahlia



Arsip Foto Iis Dahlia
034.jpg
033.jpg
032.jpg
031.jpg