< >

Pengembang Jatim Bidik Pengusaha Kalimantan

Minggu, 04 Desember 2005 10:32
Kapanlagi.com - Puluhan perusahaan pengembang yang mengikuti pameran di World Trade Center (WTC) Surabaya, ternyata bukan hanya mencari pembeli rumah dari kalangan warga Jawa Timur, tetapi juga membidik konsumen kalangan pejabat dan pengusaha dari Kalimantan, terutama Kalimantan Selatan.

Beberapa petugas pemasaran di stand pameran tersebut, Sabtu mengungkapkan, selama ini banyak sekali pejabat dan pengusaha asal Kalimantan, terutama Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang membeli rumah secara kredit maupun tunai dengan memilih lokasi di sekitar Surabaya maupun Malang.

"Selain membidik pasar pengusaha dan pejabat dari Banjarmasin, kami juga mencoba memasarkannya ke Balikpapan (Kaltim) dan Palangka Raya (Kalteng)," kata salah satu petugas pemasaran dari Vila Bukit Tidar, Malang, yang turut membuka stand di pameran yang berlangsung pada 2-11 Desember 2005 itu.

Novita, dari Perumahan Bukit Permata Sukodono, Sidoarjo, juga membenarkan banyak warga asal Kalimantan yang tinggal di sekitar Surabaya, yang kemudian meneruskan informasi penawaran perumahan berupa brosur yang dilengkapi daftar harga itu dengan dikirimkan ke keluarganya di Banjarmasin.

Menurut beberapa petugas pemasaran, segmen peminat perumahan biasanya terbagi dalam tiga kelompok, yakni yang memiliki kemampuan membeli rumah harga murah, di bawah Rp150 juta, berkemampuan di atasnya, dan segmen yang mencari rumah mewah berharga ratusan juta hingga sekitar Rp1 miliar.

Untuk pengusaha dan pejabat berkemampuan tinggi, seperti kepala daerah, bisanya mencari rumah berharga mahal yang ada di dalam Kota Surabaya dan di Kota Malang, sementara yang berkemampuan menengah ke bawah memilih rumah-rumah yang dibangun di daerah Sidoarjo dan pinggiran Kota Malang.

Konsumen dari Kalimantan, umumnya mencari rumah di Jawa Timur untuk keperluan "transit" atau sekedar istirahat beberapa hari, selain untuk kebutuhan putra-putrinya yang sedang menempuh studi di Surabaya dan Malang.

Puluhan stand pameran di hari kedua tersebut tampak tak henti-hentinya dipenuhi calon peminat, yang meminta informasi harga, lokasi, cara pembayaran dan spesifikasi bangunan, dengan meminta brosur yang disediakan pihak pengembang.

Banyaknya pengunjung yang meminta informasi soal perumahan itu, menyebabkan sejumlah pengembang di hari kedua pameran tersebut telah kehabisan brosur, sehingga pengunjung harus puas melalui penjelasan lisan dan dicatat nomor teleponnya.

Rumah yang disediakan cukup bervariasi, dari tipe 36/90 harga sekitar Rp80 juta, sampai tipe besar bertingkat dengan harga di atas Rp1 miliar, seperti yang dibangun di kawasan Perumahan Darmo, Surabaya Barat.

Sementara perumahan yang dibangun di Malang, seperti di Vila Bukit Tidar, yang menawarkan pemandangan perbukitan, selain menyediakan rumah untuk hunian, juga membangun perumahan vila untuk kalangan yang berminat memiliki tempat peristirahatan di kota berhawa sejuk yang dikenal sebagai "kota pensiunan" dan juga "kota pendidikan" itu.

Peminat perumahan dan vila yang dibangun di Malang itu, banyak diantaranya warga dari sekitar Surabaya, selain dari daerah Kalimantan, khususnya Banjarmasin. (*/rit)