< >

G7 Desak Kemajuan Berarti dalam Pertemuan WTO

Minggu, 04 Desember 2005 20:30
Kapanlagi.com - Perundingan perdagangan WTO di Hongkong bulan ini harus membuat "kemajuan yang berarti" mengenai liberalisasi perdagangan global, kata kelompok tujuh negara industri besar (G-7) dalam sebuah komunike yang mengakhiri dua hari perundingan di London, Sabtu.

Seruan G-7 itu datang setelah negara negara berkembang Brazil, Cina dan India bergerak untuk memecahkan suatu kemacetan yang mengancam menggagalkan pertemuan penting tingkat menteri Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) antara 13 dan 18 Desember di Hongkong.

G-7 "menyambut baik" pernyataan tentang liberalisasi perdagangan dari negara negara berkembang yang para menteri keuangannya telah bertemu dengan pada menteri keuangan dan para gubernur bank sentral G-7 di London.

Komunike final G-7 itu mendesak negara negara anggota WTO agar "membuat kemajuan yang berarti mengenai akses pasar bagi produk produk pertanian, industri dan jasa."

Komunike itu juga mengatakan bahwa pertumuhan ekonomi global harus tetap kuat walaupun kemungkinan melamban karena harga harga minyak yang mudah berubah, sambil memperingatkan bahwa tindakan "yang berani" diperlukan untuk mengatasi ketidak seimbangan perdagangan global.

G-7 menambahkan bahwa "implementasi yang lebih luwes" dari kebijakan revaluasi Yuan Cina kan memperbaiki ekonomi global.

G-7 memberikan penghormatan kepada Alan Greenspan, ketua bank sentral (Federal Reserve) AS yang akan pensiun pada akhir Januari 2006. (*/rit)