China tetap merupakan investor terbesar di Kamboja dengan US$ 442 juta. Thailand adalah investor kedua dengan US$ 66 juta dan Taiwan, US$ 41 juta. Minyak dan gas, pertambangan, semen, sektor pakaian dan pariwisata masih menjadi sektor menonjol yang menarik investasi asing ke negeri ini, kata Dewan tersebut.
Kang Chandararoth, direktur lembaga pembangunan Kamboja memperingatkan bahwa barangkali hanya setengah dari proyek-proyek yang mendapatkan lisensi akan dilaksanakan. Tetapi, ia mengakui bahwa tahun ini berubah menjadi hal yang sangat positif untuk bisnis. (*/erl)