Indonesia memiliki sekitar 17.504 pulau, dari jumlah tersebut terdapat 9.634 pulau tidak memiliki nama, kata Numberi dalam seminar "Pemantapan Sistem Ketahanan Pangan membangun Pertanian, serta Perikanan dan Kelautan", Kamis (15/12), di Manado, Sulut.
Dia mengatakan, sekarang sudah akan memasuki tahun 2006, sehingga dihimbau agar para Gubernur, Bupati, Walikota dan Camat, membantu memberikan nama bagi pulau diwilayahnya masing-masing.
Jangan ditunggu sebab, pekerjaan pemberian nama pulau-pulau itu merupakan tanggung jawab Departemen Dalam Negeri.
Numberi mengatakan, domainnya pemberian nama itu adalah Gubernur, Bupati, Walikota, Camat ada dalam struktur langsung Departemen Dalam Negeri (Depdagri).
Sedangkan Departemen Kelautan Dan Perikanan hanya bersifat membantu, sebab kita berbicara pada pulau-pulau kecil terluar, agar masalah tersebut bisa cepat selesai.
"Mari kita bantu Depdagri, sebab masalah ini adalah masalah besar dan menyangkut kredibilitas bangsa, kata Numberi.
Di negara ini juga terdapat pulau yang letaknya paling luar dari Indonesia, dan 12 pulau berada pada posisi paling kritis, karena berada langsung dalam perbatasan.
Dari 92 pulau terluar, sebelas diantaranya terdapat di Sulawesi Utara (Sulut), yakni Pulau Bangkit, Manteragung, Makalehi, Kawaluso, Kawio, Marore, Batungbawaekang, Miangas, Marampit, Intata dan Pulau Karatung.
Sementara dari 12 pulau yang kritis, dua ada di Sulut, masing-masing, Pulau Miangas - Kabupaten Talaud dan Pulau Marore - Kabupaten Sengihe.
Seminar sehari itu dihadiri sekitar 800 peserta, termasuk Gubernur Sulut, Sinyo H Sarundajang. (*/lpk)