< >

Agum Akui Masih Mencari Direktur untuk Pelatnas Asian Games

Rabu, 04 Januari 2006 23:33
Kapanlagi.com - Ketua Umum KONI Pusat, Agum Gumelar mengakui dirinya masih mencari seorang direktur untuk pengawasan Pemusatan Latihan nasional (Pelatnas) yang pengelolaannya langsung diberikan kepada induk organsiasi olahraga itu sendiri.

"Memang belum ada nama-nama yang masuk, kalau anda (wartawan) mempunyai calon untuk direktur serahkan kepada saya dan bisa menjadi pertimbangan karena saya menginginkan yang terbaik untuk Pelatnas kali ini karena pengalaman sudah ada pada event sebelumnya," kata Agum Gumelar di Jakarta, Rabu (04/01).

Diakui Agum, penetapan Pelatnas dengan sistem pengelolaan langsung oleh induk organisasi ini merupakan keputusan rapat antara KONI Pusat, staf Menpora dan beberapa induk organisasi setelah ada petunjuk dari Menpora, Adhyaksa Dault.

Menurut Ketua Umum KONI Pusat itu, ada tiga opsi sistem dari Pelatnas ini yaitu ditangani langsung sistem kerja (Satker), sistem komandan dan sistem pengelolaan langsung dari induk organisasi.

Namun dalam tiga sistem itu yang terpilih adalah sistem dengan pengelolaan langsung dimodifikasi direktur dan supervisi sebagai pengawas terhadap pelaksanaan Pelatnas itu sendiri.

Dipilihnya sistem Pelatnas langsung dibawah induk organsiasi olahraga dengan dimodifikasi adanya direktur dan supervisi ini, banyak organisasi olahraga ingin mengikuti Pelatnas sebagai persiapan untuk mengikuti event internasional lainnya.

"Keinginan dari induk organisasi lain itu saya tampung dan saya masih memerlukan koordinasi dengan Menpora dan dalam waktu dekat atau sebelum pelaksanaan Pelatnas, 15 januari mendatang sudah ada kepastiannya termasuk dengan sosok direktur itu," ujarnya.

Menyinggung cabang olahraga yang direkomendasikan untuk mengikuti Pelatnas, Agum menyatakan ada 16 cabang dan enam cabang diantaranya telah mentargetkan untuk meraih medali emas yaitu bulutangkis, angkat besi, karate, boling, voli pantai dan selancar.

Sedangkan sepuluh cabang lainnya hanya memberikan target mampu menembus empat besar, termasuk cabang sepakbola. Sedangkan yang ingin turut serta dalam Pelatnas ini ada tujuh cabang diantaranya berkuda, squash dan gulat.

Ketika ditanyakan jumlah atlet yang akan mengikuti Pelatnas nanti, Agum menyatakan bahwa dirinya masih menunggu terealisasinya direktur yang dibutuhkan untuk pengawasan Pelatnas itu sendiri.

"Pasti nanti saya umumkan karena olahraga adalah keterbukaan dan tidak ada yang ditutup-tutupi dan sudah pasti juga realisistis untuk kemajuan prestasi olahraga Indonesia," demikian Agum. (*/lpk)