< >

Angie Awali Turnamen WTA 2006 di Toray Pan Pacific

Kamis, 05 Januari 2006 19:26
Kapanlagi.com - Mantan petenis putri nomor satu Indonesia, Angelique Widjaja, akan kembali berkompetisi pada tahun ini dengan mengikuti turnamen Toray Pan Pacific Open di Tokyo, Jepang, setelah setahun lebih dia absen karena cedera lutut kiri.

Pada turnamen berhadiah total 1,34 juta dolar AS yang mulai digelar pada 28 Januari itu, petenis kelahiran Bandung, Jawa Barat yang akrab disapa Angie tersebut akan mengawali langkahnya dari babak kualifikasi setelah mendapat fasilitas wild card.

"Saya siap kembali dan merasa sangat senang. Kondisi fisik saya sudah fit dan kaki saya pun tidak sakit lagi. Saya berharap, dapat lolos ke babak utama," kata Angie, di Jakarta, Kamis.

Angie mengaku, dalam dua pekan terakhir, sudah dapat menjalankan latihan simulasi pertandingan dengan lawan main beberapa petenis putra nasional seperti Ariawan Purbo dan Prihatin.

"Saya sudah latihan dengan memainkan pertandingan melawan petenis-petenis putra. Terkadang menang dan kalah," kata Angie yang mengaku lebih berhati-hati menjaga kondisi lututnya pasca operasi kedua.

Dalam turnamen tersebut, Angie mengatakan akan tampil di nomor tunggal dan berharap dapat pula tampil di ganda berpasangan dengan petenis asal Venezuela Maria Vento Kabchi.

Setelah bertanding di Toray Pan Pacific Open, Angie akan mengikuti Pattaya Open di Pattaya City Thailand pada 6 Februari dan Bangalore Open di Bangalore India pada 13 Februari.

Ia kemudian akan beristirahat selama satu bulan untuk kemudian mengikuti rangkaian tur di Australia pada Maret yaitu di Canberra dan Victoria.

Peringkat khusus

Karena absen sekitar satu tahun dari berbagai turnamen karena cedera, Angie pun saat ini tidak lagi memiliki peringkat di WTA Tour. Peringkat terakhirnya di WTA Tour sebelum didera cedera adalah 122 di tunggal putri dengan peringkat tertinggi 55 dan 56 di ganda putri.

"Karena mengalami cedera, tahun ini saya diberi jatah delapan kali mengikuti suatu turnamen dengan menggunakan fasilitas `special rank`, sehingga saya pun harus menggunakan jatah tersebut dengan penuh perhitungan," katanya dara kelahiran 12 Desember 1984.

Delapan turnamen yang rencananya diikuti Angie dengan menggunakan fasilitas tersebut ialah Pattaya Open, Thailand, Bangalore Open, India, ECM Prague Open, Ceko pada 8 Mei, Grand Prix La Princesse Leila Meryem, Rabat Monaco pada 15 Mei, Istanbul Cup, Turki pada 22 Mei.

Pada Juni, Angie akan mengikuti DFS Classic Birmingham Inggris mulai 12 Juni dilanjutkan mengikuti Grand Slam Wimbledon pada 19 Juni dari babak kualifikasi.

Turnamen terakhir dengan menggunakan fasilitas "special rank" yang akan diikuti Angie ialah Rogers Cup Toronto, Kanada pada 14 Agustus.

Pemilihan alokasi fasilitas "special rank" di Wimbledon tersebut, lebih disebabkan Angie lebih dapat tampil percaya diri di lapangan rumput.

Diharapkan pada Grand Slam AS Terbuka, Angie sudah dapat memiliki peringkat yang cukup untuk mengikuti turnamen tersebut tanpa menggunakan fasilitas peringkat khusus itu.

Pada akhir tahun, Angie dijadwalkan mengikuti beberapa turnamen lain tanpa fasilitas "special rank" diantaranya Wismilak International, China Open dan Tashkent Open.

"Tahun 2006 adalah tahun penyesuaian dengan turnamen WTA yang ketat. Saya berharap dapat segera menuju kondisi puncak dan tidak terganggu dengan cedera saya lagi," kata Angie yang mengaku siap bila diminta memperkuat tim tenis di Asian Games XV di Doha, Qatar pada Desember.

"Saya sangat berharap, saya sudah dapat masuk 100 besar dunia pada 2007." (*/lpk)