Jemaah asal kedua negara itu, menurut hasil pantauan pers setempat pada Sabtu, yang paling banyak mendatangani tempat pelemparan jumrah untuk latihan sebelum hari-hari tasyrik (tanggal 11-13 Zulhijjah) yaitu waktu untuk melaksanakan lempar jumrah.
Tujuan mereka adalah untuk memudahkan melaksanakan salah satu manasik haji tersebut apabila waktunya tiba. Sebagian di antara jemaah sambil bercanda menyatakan bahwa latihan tersebut bertujuan untuk melatih lemparan agar tepat mengena sasaran agar setannya mati.
Sebagian jemaah manca negara biasanya juga mendatangani tempat 'lempar setan' tersebut untuk berfoto sebagai kenang-kenangan yang akan dibawa pulang ke kampung halaman masing-masing. (*/dar)