< >

Impor Beras Khusus Masih Bisa Hingga Akhir Februari 2006

Senin, 09 Januari 2006 16:25
Kapanlagi.com - Impor beras khusus masih bisa dilakukan hingga akhir Februari 2006 karena iklim impor yang diberikan kepada sekitar 20 perusahaan sebanyak 225 ribu ton belum terealisasi semua, kata Dirjen. Perdagangan Luar Negeri Departemen Perdagangan, Diah Maulida di Jakarta, Senin.

"Beras-beras khusus itu dikecualikan dari ketentuan masa pengaturan masa impor beras. Jadi masih diperkenankan dengan rekomendasi departemen teknis," katanya usai Rapat Koordinasi Menteri Perdagangan dengan Ditjen Bea Cukai, perwakilan Polri, Direktorat Polisi Air, PT Surveyor Indonesia, Badan Ketahanan Pangan, Kabulog, dan Panglima Armada Barat Angkatan Laut di Departemen Perdagangan, Senin.

Menurut Kepala Humas Departemen Perdagangan, Imam Pambagio, impor beras khusus yang belum teralisasi yakni beras ketan 9.600 ton izinnya masih berlaku hingga 28 Februari 2006, beras japonica 109 ton diizinkan masuk hingga 15 Januari 2006, beras kukus 520 ton diizinkan masuk hingga 28 Februari 2006.

Pemerintah telah memperpanjang pengaturan impor beras yang menyebutkan bahwa impor tidak boleh dilakukan satu bulan sebelum panen, semasa panen, dan dua bulan setelah panen. Karena pada bulan Februari hingga Mei 2006 ada masa panen maka satu bulan sebelumnya dan dua bulan setelahnya tidak diperbolehkan impor oleh perusahaan swasta kecuali untuk pemerintah yang dalam hal ini dilakukan oleh Bulog.

Untuk impor beras khusus, menurut Diah, merupakan izin lama yang dikeluarkan pemerintah pada tahun 2005. Sementara itu pemerintah telah mengeluarkan izin impor beras untuk Bulog sebanyak 110 ribu ton guna menambah stok pemerintah yang pada bulan Januari 2006 mengalami kekurangan sebanyak 132 ribu ton dari stok aman yang seharusnya 1 juta ton.

Berdasarkan Surat Menteri Perdagangan No. 14/M-DAG/1/2006 tertanggal 6 Januari 2006 mengenai impor beras Perum Bulog ditugaskan untuk melaksanakan impor beras pecah 15% asal Vietnam.

Beras impor tersebut harus masuk kesembilan pelabuhan tujuan paling lambat tanggal 31 Januari 2006. Sembilan pelabuhan penyaluran beras Vietnam yang diimpor Bulog adalah Dumai 7.000 ton, Belawan 24.600 ton, Lhokseumawe 12.000 ton, Bitung 16.800 ton, Balikpapan 6.750 ton, Ambon 6.000 ton, Kupang 19.850 ton, Sorong 11.000 ton, dan Jayapura 6.000 ton. (*/cax)