Kepala Bagian Humas Depag, Soefyanto, di Jakarta, Rabu mengatakan, pada pelaksanaan puncak haji dari mulai wukuf di Arafah hingga melakukan perjalanan ke jamarat, banyak jemaah haji yang jatuh sakit, yakni sebanyak 1.778 orang dirawat petugas kesehatan kloter, 263 orang di rujuk ke BPHI, dan 19 orang dirujuk di RS Arab Saudi.
Sedangkan total jemaah haji yang meninggal di tanah suci hingga hari ini mencapai 132 orang dengan bertambahnya jemaah haji yang meninggal di masa puncak haji sebanyak 11 orang.
Data menyebutkan, yang meninggal pada masa puncak haji Selasa hingga Rabu, sebanyak sembilan orang, semuanya wafat di Mina. Sebelumnya jemaah yang wafat saat Wukuf Senin (09/01), di Mina ada dua orang.
Sembilan orang jemaah haji yang wafat di Mina Rabu (11/01) Arab Saudi, adalah Sonijah binti Achmad Tahyat (69) kloter SOJ 16, Sukarman bin Arsa Reja (74) SOJ 49, Achmad Lutfi bin Abdulrahman Rozak (51) JKS 37, Mohamad Ismail Bin Sunarya Darsan(56) JKG 20.
Kemudian Muniah binti Kastaman (70) SUB 89, Amin payumi bin Dul Hanan (55) JKS 71, Marhaini Binti Rohai (52) UPG 21 Semad bin Mutar (62) JKG 25, Sutrisno Soetardjo bin Darmo Prawiro (68) dari BPIH khusus dari Krisma Tour.
Sementara itu jemaah haji yang wafat di Mekah satu orang bernama Elok Hikmawati binti Akorahman (47) dari BPIH khusus PT. Ghozali Inti Internasional, Selasa (10/01).
Sedangkan, jemaah yang wafat saat Wukuf Senin (09/01) di Mina ada dua orang, yaitu Sarjatini binti Margono(69) kloter JKG 16, dan zubirman bin Murat (53) JKS 39.
Soefyanto mengatakan, jumlah jemaah haji yang wafat pada tahun ini lebih besar jika dibandingkan dengan hari yang sama pada tahun lalu yang hanya 112 orang.
Ia menambahkan, jemaah haji terakhir yang diberangkatkan dari Arafah ke Musdalifah Senin (09/01) sekitar pukul 22.30 waktu Arab Saudi (WAS). Sedangkan jemaah haji mulai meninggalkan musdalifah ke Mina Selasa (10/01) pukul 01.15 WAS dan terakhir pukul 08.40 WAS, namun, rombongan jemaah haji yang pertama diberangkatkan tersebut baru tiba di Mina jam 11.00 WAS.
"Pantauan pos Jamarat Selasa (10/01) sekitar pukul 05.00 WAS saat lempar jumroh aqobah terjadi kepadatan, dimana ribuan jemaah dari berbagai negara beramai-ramai melontar jumroh. Sedikitnya ada 130 kloter jemaah haji yang mengambil Nafar Tsani," katanya. (*/lpk)