
"Partai politik hanya menjalankan tataran rutin yang ada sebelumnya sehingga tidak mempertimbangkan kepentingan-kepentingan rakyat dan hanya untuk kepentingan kelompok dan golongannya masing-masing," katanya, di Depok, Rabu (11/1).
Ia mengatakan, partai politik yang ada di Indonesia hanya berdasarkan kemauan yang ada di pusat, tidak mau mendengarkan cabang-cabangnya dan ranting-ranting yang ada di tempat lainnya.
Menurut Si Burung Merak, dalam memperjuangkan kepentingannya, partai politik menggunakan cara-cara pengerahan massa yang rawan akan terjadinya konflik dan benturan di masyarakat.
Selain itu, kata dia, partai politik juga masih memainkan cara-cara kotor dan banyak melakukan pemutarbalikan fakta.
Mengenai dirinya yang terlibat mendukung calon walikota dari Partai Keadilan Sejahtera Nurmahmudi Ismail, Rendra mengatakan, dirinya sejak kampanye Pilkada Depok memang sudah mendukung Nurmahmudi karena sudah terbina untuk menegakkan keadilan.
"Saya tegaskan di sini, diri saya tidak ada hubungannya dengan PKS karena bukan orang PKS dan saya tidak akan masuk PKS," ujar Rendra yang tetap segar di usianya yang memasuki senja.
Rendra mengatakan masyarakat Depok mengalami ketidakadilan dalam sengketa pilkada Depok. Ia mengharapkan sengketa pilkada di Kota Depok segera berakhir dan pembangunan dan program pemberdayaan masyarakat dapat dilaksanakan. (*/dar)
Lihat Profil: W.S Rendra