Potensi curah hujan selama dua hari kedepan masih tetap tinggi demikian pula dengan pasang laut, kondisi ini berpotensi menimbulkan banjir dan longsor.
"Dalam dua hari kedepan hujan akan melanda wilayah Jawa Timur pada sore dan malam hari, perlu diwaspadai kemungkinan terjadi banjir dan longsor," tegasnya.
Selama musim hujan saat ini angin bencana banjir menimpa di daerah di Jatim, setelah banjir dan longsor meluluhlantakan Kecamatan Panti Jember mengakibatkan puluhan warga meninggal dan ratusan bangunan roboh, bencana sejenis juga menimpa Kediri, Jombang, Probolinggo, Mojokerto dan Situbondo.
Sejumlah kapal nelayan dilaporkan tersapu ombak laut, pekan silam lima nelayan asal Lamongan hilang di kawasan perairan laut Sumenep (Madura). Akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat ribuan nelayan di Jatim hingga kini tidak melaut.
BMG Maritim Surabaya yang memantau hasil foto Citra satelit memprediksikan daerah di Jawa Timur yang akan diguyur hujan lebat dua hingga tiga jam yakni Mojokerto, Jombang, Malang, Madiun, Tulungagung, Trenggalek, Lumajang, Jember, Situbondo, Pasuruan, Surabaya Selatan, Sidoarjo, Gresik dan Probolinggo.
"Di Daerah tersebut hujan akan terjadi pada sore dan malam hari yang disertai angin berkecapatan 25-50 Km per jam serta pasang laut 120-150 cm," tegas Eddy Waluyo.
Pasang laut baru akan surut pada Jumat malam (27/1) pukul 03.00 WIB, dalam kondisi cuaca seperti ini diharapkan masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan atas kemungkinan banjir dan longsor. (*/rit)