Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Proliga putaran pertama, Doddy Indrayadhie di Semarang, Senin (13/02), mengatakan, penunjukkan sebagai tuan rumah tidak lepas dari banyaknya bibit-bibit atlet bolavoli yang dimiliki Bank BNI Semarang.
Selain itu, kata Doddy Indrayadhie yang juga Wakil Pemimpin bidang pembinaan cabang BNI Kanwil 05, juga untuk memberikan semangat bagi para atlet bolavoli Semarang khususnya dan Jawa Tengah umumnya.
Soal teknis pertandingan, kata dia, akan ditangani langsung oleh Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI).
Dia mengatakan, supaya penyelenggaraan putaran pertama ini sukses, pihaknya menggandeng "Promos Indonesia" sebagai even organisasi (EO).
"Pada prinsipnya sebagai tuan rumah kami siap menyelenggarakan even bolavoli nasional yang melibatkan atlet dari nasional dan mancanegara," katanya menegaskan.
Sementara itu Uus Kadarusman dari Bank BNI Pusat menambahkan, pertandingan putaran pertama Proliga di Semarang bertujuan untuk menggairahkan serta memberi dorongan kepada atlet-atlet bolavoli Bank BNI karena lembaga perbankan ini memiliki banyak atlet nasional.
"Pada Proliga tahun ini, kami turun dengan nama 'Jakarta BNI Taplus'," papar Uus Kadarusman.
Pada Proliga tahun 2005, tim putri yang menggunakan nama Jakarta 46 BNJI muncul sebagai juara. Predikat sebagai juara akan tetap dipertahankan meski mendapat tantangan berat dari tim lain, seperti Gresik Phonska.
Kompetisi bolavoli Proliga dijadwalkan mulai diputar tanggal 17 Febuari 2006, sedangkan tuan rumah penyelenggara akan dilaksanakan di lima kota, yaitu Semarang, Jakarta, Bandung, Gresik dan Yogyakarta.
Enam tim putra akan meramaikan kompetisi tersebut, yaitu BNI 46 Jakarta, Surabaya Samatour, Jakarta Monas Bank DKI, Yogyakarta Tomkins, Bandung BSI dan Jakarta Elektrik.
Sedangkan tim putri terdiri dari Jakarta 46 BNI, Gresik Phonska Petrokimia, Bandung Artdeco Bank Jabar, Jakarta Elektrik, Jakarta Monas Bank DKI dan Yogya Tomkins. (*/lpk)