< >

BKPM Bertekad Lebih Banyak Datangkan Investor ke Indonesia

Selasa, 14 Februari 2006 10:43
Kapanlagi.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus bertekad dan berupaya mendatangkan lebih banyak investor guna menanamkan investasinya di berbagai sektor ekonomi di Indonesia.

"Upaya yang kita lakukan untuk mendatangkan lebih banyak investor pada 2006 itu antara lain dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya promosi, sehingga diharapan akan tercapainya pertumbuhan ekonomi hingga 7,6% pada tahun 2009," kata Humas BKPM, Robin, di Jakarta, Senin.

Dalam siaran pers yang diterima ANTARA biro Banda Aceh, ia menyebutkan pertumbuhan ekonomi itu akan tercapai dengan hadirnya investasi-investasi baru di dalam negeri. "Bagian penting dari visi perekonomian adalah pengembangan infrastruktur investasi," tambahnya.

Dijelaskan, saat ini, BKPM bersama seluruh sektor pemerintahan berkomitmen tinggi untuk memperbaiki iklim investasi dan memberi jaminan pada investor agar pera pengusaha tersebut dapat menanamkan investasinya di Indonesia.

"BKPM telah menerapkan sistem pelayanan di bidang perizinan penanaman modal yang lebih transparan dan reliable. Pelayanan terdepan kini lebih efektif dan efesien dari segi waktu dimana hanya memakan waktu maksimun sepuluh hari (praktek hanya lima hingga tujuh hari kerja), sehingga memberi kemudahan dan menjamin kepastian bagi para investor baik dari PMA dan PMDN untuk menanamkan modalnya," kata Robin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, sebagai lembaga resmi Pemerintah yang memiliki tanggungjawab utama akan aktivitas investasi di Indonesia, maka BKPM menyadari kebutuhan akan pentingnya sosialisasi penuh mengenai program-program yang akan dilakukan BKPM 2006 kepada masyarakat di tanah air ini.

Disebutkan, rangkaian sosialisasi, promosi dan pameran investasi baik dalam maupun luar negeri masih akan diselenggarakan sepanjang 2006. Secara keseluruhan, inti dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan BKPM itu adalah untuk memberikan dukungan bagi kelancaran pelaksanaan kegiatan sosialisasi BKPM.

"BKPM juga aan melakukan rangkaian sosialisasi kepada masyarakat Indonesia mengenai pentingnya investasi," jelasnya.

Pola pikir yang sudah ada selama ini dibenak masyarakat Indonesia, khususnya di daerah dan pedalaman meski perlahan namun pasti akan berubah menjadi lebih terbuka, sehingga diharapkan nantinya mereka dapat menerima investor baik nasional maupun asing di wilayah mereka, ujar Robin. (*/cax)