< >

BTN Beri Kemudahan Bayar KPR Via SMS

Selasa, 14 Februari 2006 11:13
Kapanlagi.com - Bank Tabungan Negara (BTN) memberikan kemudahan dalam membayar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui layanan pesan pendek (SMS)

"Mudah-mudahan layanan SMS ini sudah dapat diterapkan pada pertengahan tahun ini," kata Direktur Pengembangan Produk Bank BTN, Iqbal Latanro disela-sela program undian berhadiah nasabah Tabungan Batara dan Batara Prima Bank BTN di Jakarta, Senin.

Fasilitas SMS BTNB sebenarnya sudah ada sejak tahun 2004 namun baru melayani fasilitas pemindahbukuan dan informasi saldo belum melaksanakan transaksi seperti pembayaran tagihan termasuk KPR, ucapnya.

Oleh karenanya dalam program hadiah kali ini Bank BTN mengambil tema "Gelar Undian Berhadiah di Ujung Jari" dengan maksud agar nasabah penabung tertarik menggunakan fasilitas SMS, jelasnya.

Iqbal melihat terdapat kecenderungan penggunaan SMS semakin meningkat sekitar 45 persen mulai saat diluncurkan tahun 2004 dibandingkan tahun 2005, targetnya minimum 10 persen dari total 1,3 -1,4 juta nasabah akan menggunakan SMS dalam melakukan transaksi.

Disamping SMS Banking, Bank BTN pada tahun 2006 juga akan meluncurkan kartu kredit Visa serta memperbesar jaringan pos untuk melakukan transaksi perbankan sampai dengan 1.700 kantor pos pada tahun 2007, jelasnya.

Untuk menggunakan SMS Banking nasabah harus melakukan pemrogram dulu (setting) terhadap ponselnya. Saat ini semua operator telepon sudah dapat dilayani, namun diakui sebelumnya baru Telkomsel yang baru dilayani setelahnya baru masuk Satelindo dan XL.

Program berhadiah untuk tabungan Batara Prima berupa 2 tabungan masing-masing Rp500 juta, tabungan Batara berupa grandprize 2 rumah masing-masing senilai Rp1 miliar, serta program undian khusus transaksi jasa layanan dengan undian grandprize masing-masing 2 unit mobil Xenia.

Realisasi kredit Bank BTN tahun 2005 sebesar Rp5,7 triliun, dengan jumlah debitur 121.698 melebihi target yang direncanakan sebesar Rp4,08 triliun dengan jumlah debitur 99.692. Dari jumlah itu Rp2,2 triliun disalurkan untuk Rumah Sederhana Sehat sebanyak 78.287 unit melampaui target 75.000 unit dengan nilai Rp1,7 triliun. (*/rit)