Gubernur Jawa Tengah, Mardiyanto, menyampaikan hal tersebut, ketika mengunjungi Labkeswan Surakarta, Jumat (17/03).
Menurut Gubernur, kebutuhan laboratorium untuk pemeriksaan flu burung, seperti Balai Vreteriner Wates, D.I.Yogyakarta untuk saat ini sangat mendesak.
"Kita, jika melakukan pemeriksaan flu burung, harus dibawa ke Balai Vreteriner, di Wates, padahal wilayah kita lebih luas dan ternaknya lebih besar," jelasnya.
Dia mengungkapkan, Di Jateng saat ini baru ada lima buah Labkeswan, namun kemampuan minimalnya belum ada.
Namun sayangnya, lanjut dia, laboratorium seperti ini belum ada di tiap-tiap kabupaten dan kota.
Dia mangatakan, jika kedepan ada rencana untuk membangun laboratorium sejenis dengan yang ada di Wates, Pemprov Jateng siap melakukan "sharing" dengan Pemerintah Pusat, karena biayanya tidak kecil.
Tetapi yang penting, menurut Gubernur, dalam menangani flu burung, tindakan yang cepat, terkondisi, dan proporsional sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian daerah ini.
Dia berterima kasih kepada masyarakat, atas kesadarannya untuk memeriksakan ternaknya, ke pusat-pusat pemeriksaan hewan terdekat. (*/lpk)