Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Benny Bella. kepada wartawan, di Manado, mengatakan, tes urine terhadap ratusan anggota polisi tersebut dilakukan secara acak mulai hari Senin (13/03).
Personil Polda Sulut dipanggil secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan lebih dahulu, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk dilakukan tes urine.
Pelaksanaannya tidak pandang bulu, melibatkan anggota Polri dari pangkat terendah hingga pangkat perwira atau menduduki jabatan penting di Jajaran Polda Sulut.
Bila hasil tes urine didapati ada anggota menggunakan Narkoba, maka akan diproses berdasarkan ketentuan dan peraturan berlaku.
Tes urine tersebut bukan saja bagi personil polisi di Mapolda Sulut, tetapi juga berlaku disemua jajaran Polres-polres maupun Polsek.
Bela mengatakan, tes tersebut merupakan salah satu langkah dalam menjaga citra Polri dimasyarakat, sebagai aparat penegak hukum harus bersih dari Narkoba dan menjadi contoh.
Menjawab pertanyaan, dia mengatakan, memang mendapat informasi ada 15 oknum anggota polisi di jajaran kepolsian daerah tersebut diduga menggunakan Narkoba, maka akan diteliti lebih lanjut. (*/lpk)