Ketika ditanyakan apakah dirinya tidak takut dengan kegagalan untuk yang kedua kalinya, kesan itu buru-buru dibantahnya. Maklum belum lama Bjah mengucapkan janji setianya bersama Indah namun mahligai perkawinan mereka hanya bertahan selama tiga bulan saja.
Menurutnya, Nina adalah wanita yang selama ini dicarinya. Saat mengalami keterpurukan, hanya Nina-lah yang selalu ada untuknya. "Setelah itu, saya baru sadar, Nina adalah orang yang saya butuhkan," ujarnya.
Niatan untuk melangkah ke jenjang pernikahan pun tidak ditundanya lagi. B'jah memberanikan diri untuk mengutarakan niatnya kepada keluarga Nina. Tak disangka, gayung pun bersambut. Keluarga Nina mendukung keputusan B'jah dan Nina untuk melangkah ke gerbang perkawinan. "Saya bersyukur, mereka mendukung kami," lanjutnya.
Reputasi B'jah yang terkenal sebagai lelaki hidung belang tak menyurutkan niatan Nina. Menurutnya, B'jah sudah lama dikenalnya. "Saya dulu pernah pacaran sama dia, saya ngerti benar seperti apa B'jah," ungkapnya. (zee/dar)











