< >

Hakkinen Nasihati Raikkonen Agar Bertahan di McLaren

Rabu, 22 Maret 2006 16:30
Kapanlagi.com - Juara dunia Formula Satu dua kali, Mika Hakkinen, yakin akan lebih baik bagi Kimi Raikkonen jika ia mengabaikan tawaran dari tim Formula Satu lain dan bertahan di McLaren.

Raikkonen (26) telah dihubung-hubungkan dengan Ferrari sebagai calon pengganti juara dunia tujuh kali Michael Schumacher setelah ia dua kali menjadi runner up bersama McLaren.

Spekulasi akan masa depannya semakin meningkat setelah McLaren mengontrak pembalap Spanyol Fernando Alonso, juara dunia tahun lalu bersama Renault, untuk musim 2007.

Hakkinen, Selasa, menceritakan dalam karirnya ia mendapat pelajaran bahwa kesabaran pasti berbuah dan McLaren bisa membawanya menjadi juara.

"Ketika saya menjadi pembalap penguji pada 1993...(bos tim) Ron (Dennis) berkata `Mika, anda akan membalap tahun ini`," kata Hakkinen, yang kini membalap untuk Mercedes pada seri DTM Touring.

"Saya jawab `Baik, tetapi saya hanya pembalap penguji.` Ternyata ia menepati janjinya," lanjutnya.

Hakkinen juga menceritakan bahwa Dennis percaya dirinya bisa menjadi juara dunia tetapi perlu waktu untuk mencapainya.

"Dan kami berhasil. Jadi saya kira itu menjawab pertanyaan. Itu keputusan saya dan saya melakukan hal yang benar," jelas orang Finlandia yang pensiun pada 2001 itu.

"Apa yang harus Kimi lakukan harus diputuskannya sendiri. Saya tidak melihat mengapa McLaren tidak bisa melakukannya (membawa Kimi menjadi juara dunia), hanya saja butuh waktu," tuturnya.

Simpati Untuk Button

Hakkinen mengalami tahun yang membuat frustrasi sebelum merebut kemenangan pertamanya bersama McLaren pada akhir 1997 dan ia bersimpati kepada pembalap Honda Jenson Button, yang telah melalui 102 balapan tanpa kemenangan.

"Itu sangat sulit. Saya memulai karir Formula Satu pada 1991 dan kemenangan pertama saya adalah pada akhir 1997. Itu sangat, sangat berat," katanya.

"Saya yakin ia (Button) bisa menang lomba sebelum tahun ini berakhir. Butuh waktu tetapi ia akan menang," tegasnya.

Hakkinen juga mengungkapkan bahwa ia menolak kesempatan untuk menjadi rekan setim Mark Webber di Williams tahun lalu setelah tim itu mendekatinya pada 2004.

"Sempat ada diskusi dengan Frank (Williams), dan saya tidak memiliki alasan untuk menutupinya. Itu benar," katanya.

"Saat itu pilihan tersebut tampaknya adalah yang paling baik, tetapi setelah lama berpikir, saya memutuskan bahwa lebih baik membalap DTM," tutur Hakkinen. (*/cax)