Menpora Minta Agum Benahi Kepengurusan KONI

Kapanlagi.com - Menpora, Adhyaksa Dault meminta Ketua Umum KONI Pusat, Agum Gumelar untuk segera membenahi kepengurusan dan menggantikannya dengan staf yang handal dan profisional guna mempersiapkan diri menghadapi Asian Games Doha, Qatar, Desember mendatang dan Sea Games Thailand 2007.

"Saya sangat prihatin dengan Pak Agum yang dikelilingi staf yang kurang handal dan profesional dalam membuat program, yang akhirnya menimbulkan polemik berkepanjangan," kata Adhyaksa di Jakarta, Rabu (22/03).

Padahal mereka ada yang sudah lama menjadi pengurus olahraga dan sudah sepantasnya tidak membuat polemik, tapi menyusun program yang benar, baik dan terencana.

Kalau polemik berkepanjangan, tanpa ada penyelesain program, tidak akan mungkin persiapan atlet untuk menghadapi Asian Games dan SEA Games ini bisa terlaksana dengan baik.

Adhyaksa yang semula akan terbang ke Solo untuk membuka pertemuan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Kadispora, Pimpinan induk organisasi olahraga dan KONIDA se Indonesia itu, akhirnya batal karena dipanggil Presiden.

Sebagai contoh kurang handal dan profesional staf pendukung Agum itu, dimana hingga saat ini program untuk Pelatnas Asian Games saja belum diserahkan kepada kantor Menpora. Sementara mereka teriak-teriak meminta dukungan dana dari pemerintah untuk mempersiapkan atlet itu, tanpa harus memperhatikan dari peranan KONI sebagai kordinator untuk seluruh kegiatan olahraga saat ini.

"Untuk apa ada KONI kalau tidak bisa membuat program. Pada hal keberadaannya memang untuk itu," kata Adhyaksa.

Ditegaskannya, mencairkan dana pemerintah itu memang tidak gampang dan ada prosedurnya yaitu dalam bentuk program kerja, sehingga dapat dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.

Seluruh kegiatan KONI sekarang ini terlihat hanya menunggu dana kucuran dari pemerintah, tanpa ingin menanggulangi dana terlebih dahulu.

Berdasarkan informasi yang diterima hingga kini KONI Pusat masih memiliki dana abadi sebesar Rp35 miliar dan baru direncanakan untuk menalangkan dana kebutuhan atlet sebesar Rp5 miliar.

Menyinggung tentang Pelatnas SEA Games, kata Adhyaksa, pemerintah menginginkan pelaksanaannya itu mulai Januari lalu, tapi KONI belum siap dengan alasan atlet baru menyelesaikan SEA Games Filipina, Desember 2005 dan atlet diberikan istirahat dengan pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Ketidaksiapan untuk melaksanakan Pelatnas SEA Games, Januari itu, Ketua Umum KONI Pusat telah memaparkannya dihadapan anggota DPR dan menyatakan Pelatnas ini baru akan dimulai April mendatang.

"Kok sekarang ibu Rita memberikan keterangan berlainan dengan Ketua Umum itu. Ada apa sebenarnya dan saya kasihan lihat Pak Agum yang seolah-olah diperolok-olok stafnya itu," ujarnya.

Sehubungan dengan itu ia mengimbau pada Ketua Umum KONI Pusat, Agum Gumelar untuk menertibkan dan sekaligus mengevaluasi keberadaan staf intinya dalam membantu tugas dalam membina olahraga di Indonesia ini.

"Saya siap tidak populer, kalau ada pihak-pihak yang ingin menggagalkan pembinaan olahraga ke depan, mengingat kondisi prestasi olahraga kita saat ini semangkin terpuruk," demikian Menpora. (*/lpk)

©2003-2007 KapanLagi.com