< >

Pistons Tundukkan Heat 82-73

Kamis, 23 Maret 2006 21:56
Kapanlagi.com - Detroit Pistons tampil cemerlang, Rabu (22/03) untuk mengalahkan rival terberat mereka di Wilayah Timur, Miami Heat 82-73.

Tayshaun Prince dan Antonio McDyess menjadi ujung tombak serangan terutama pada kuarter keempat.

Chauncey Billups menambah 24 poin dan 10 assist untuk Pistons setelah mereka tertinggal 12 poin pada kuarter ketiga.

Detroit juga memanfaatkan pertahanan mereka saat membungkam guard Heat yang masuk All-Star Dwyane Wade yang menyarangkan 13 poin.

"Pertandingan itu milik Detroit," kata pelatih Pistons Flip Saunders. "Semakin sering kami bertemu dengannya, maka kami semakin mengetahui gaya permainan mereka sehingga dapat menahan serangan mereka. Jika kami mengandalkan pertahanan kami seperti malam ini, maka kami dapat mengimbangi permainan mereka."

Kedua tim berusaha menampilkan permainan terbaik mereka pada pertandingan tersebut.

Forward Pistons, Rasheed Wallace menolak berkomentar atas pertandingan tersebut. "Tidak ada komentar hingga babak playoff."

"Saya pikir, kami tahu siapa kami," kata pelatih Heat Pat Riley. "Kami sangat kecewa atas kekalahan kami karena pada awalnya kami tampil lebih baik daripada mereka tetapi gagal menyelesaikannya dengan baik."

Miami memimpin 64-62 saat waktu tersisa 8:48 menit setelah Shaquille O'Neal yang membukukan total 27 poin dan 10 rebound itu menyarangkan bola.

O'Neal berhasil menyarangkan bola yang gagal dimasukkan Wade. McDyess menyarangkan tembakan dan Prince berhasil menjaringkan bola dari Shandon Anderson sehingga Heat memimpin 72-66 saat waktu tersisa 4:52 menit.

Richard Hamilton melakukan layup dan Prince melakukan dunk yang diikuti tembakan dari Rasheed Wallace sehingga kedudukan menjadi 78-66 dengan waktu tersisa 1:06 menit.

Pada kuarter keempat, Miami membukukan empat tembakan --sepasang tembakan 3 angka oleh Antoine Walker dan sepasang tembakan oleh O'Neal.

"Tidak ada alasan," kata Riley. "Kami bermain cukup baik pada paruh pertama, tetapi kami sangat menyadari adanya serangan balik. Pada babak kedua, mereka meningkatkan tekanan. Mereka menekan Shaq, dan Dwyane. Kami pun tidak begitu baik dalam menangani tekanan."

Prince dan Hamilton menyarangkan 17 poin dan McDyees menambah sembilan poin untuk Pistons.

Miami juga harus kehilangan center mereka, Alonzo Mourning yang mengalami robek otot betis sehingga harus keluar lapangan. (*/lpk)