"Saya berharap kegiatan sirkuit pencak silat Indonesia wilayah V Kalimantan di Banjarmasin dan Palangka Raya mampu melahirkan pesilat yang berprestasi dan potensial sehingga mereka mampu meraih medali di PON mendatang," katanya di Banjarmasin, Rabu (29/03).
Penjelasan Sekretaris PB IPSI tersebut disampaikan seusai pembukaan sirkuit pencak silat wilayah V yang berlangsung di Sasana Bina Krida Banjarmasin dan dibuka Asisten Bidang Pemerintahan Setdaprov Kalsel, H. Fitri Rifani yang membacakan sambutan Gubernur setempat, H. Rudy Ariffin.
Menurut Fachmi, sirkuit pencak silat Indonesia se-Kalimantan ini sangat memungkinkan untuk menimba pengalaman bagi pesilat di Kalimantan sebagai bekal untuk memacu latihan yang lebih intensif lagi sehingga mampu berprestasi lebih baik lagi.
"Saya berharap dalam sirkuit pencak silat se-Kalimantan ini semua pesilat bersikap sportif sehingga mereka yang keluar sebagai juara benar-benar yang berprestasi," ujarnya seraya menjelaskan kegiatan sirkuit ini juga diselenggarakan di enam kota lainnya antara lain, Batam, Palembang, Bandung, Menado dan Maluku.
Pelaksanaan sirkuit pencak silat Indonesia wilayah V Kalimantan akan dilaksanakan dalam dua putaran dengan sistem setengah kompetisi artinya semua pesilat di Kalimantan ini akan bertemu dan dari semua pesilat itu hanya delapan orang yang mengikuti grand final di Jakarta, Agustus 2006.
Pada sirkuit pencak silat Indonesia yang berlangsung di Banjarmasin diikuti 44 pesilat terbaik yakni 14 orang berasal Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Barat (Kalbar) 10 orang, Kalimantan Tengah (Kalteng), enam pesilat dan tuan rumah Kalimantan Selatan sebanyak 14 orang dan mempertandingkan 14 kelas putra dan putri. (*/lpk)