Yunani, tuan rumah Olimpiade 2004 Athena, mendapat bantuan pesawat NATO saat menggelar Olimpiade pertama pasca serangan teroris pada September 2001.
Yu Zaiqing, wakil presiden Komite Olimpiade China menegaskan bahwa China tidak akan meminta bantuan pengamanan dari luar.
"Yunani memiliki banyak garis pantai, sehingga sulit untuk menjaga keamanannya," kata Yu dalam jumpa pers yang berlangsung di Tokyo.
"Tapi China mempunyai kekuatan keamanan yang cukup untuk mengamankan Olimpiade," katanya.
Yu kemudian tidak menjelaskan secara terbuka sehubungan dengan masalah sensitif, yaitu soal dimasukkannya Taiwan dalam perjalanan api obor Olimpiade 2008.
"Kami akan membicarakan masalah tersebut dengan Komite Olimpiade Internasional dan kemudian berharap bisa memutuskannya pada akhir tahun ini," katanya.
Para pejabat China berkeinginan agar perjalanan api obor tersebut sinngah di Taiwan, teritori yang menurut sampai sekarang dianggap sebagai propinsi yang memberontak. (*/lpk)