< >

Kaltim Dinilai Merusak Pembinaan Olahraga Secara Nasional

Rabu, 12 April 2006 19:10
Kapanlagi.com - Propinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai merusak pembinaan olahraga secara nasional dengan mengiming-imingi bonus buat atlet peraih medali emas yang memperkuat daerahnya pada PON XVII tahun 2008 mendatang sebesar Rp150 juta.

"Iming-iming bonus yang dilakukan Pemda Kaltim ini membuat atlet di daerah lain tergiur untuk pindah ke daerah tersebut, apa lagi ada janji diberikan lapangan pekerjaan," kata Sekjen PB PODSI, Budiman di Jakarta, Rabu (12/04).

Menurut dia, Pemerintah Pusat saja melalui KONI Pusat merencanakan untuk memberikan bonus kepada atlet yang meraih medali emas di multi event internasional seperti Asian Games dan SEA Games hanya sebesar Rp40 juta.

Dikatakannya, dengan ada janji yang lebih besar bonus dari Pemda Kaltim ini, membuat sebagian atlet tidak bersedia mengikuti Pelatnas dan memilih mengikutik Pelatda di Kaltim.

"Apa ini namanya bukan merusak pembinaan atlet secara nasional, padahal induk organisasi olahraga telah bersusah-payah membinanya," kata Budiman.

Sehubungan dengan itu, katanya dalam pertemuan dengan Menpora, Adhyaksa Dault. Selasa malam (11/04) dirinya telah melaporkan kemungkinan akan banyak atlet yang tidak bersedia mengikuti Pelatnas SEA Games itu mulai 1 Mei mendatang karena mereka sedang mengurus perpindahan ke Kaltim.

Menpora, Adhyaksa Dault yang menyatakan dia akan menjadi ketua tim monitoring Pelatnas Asian Games dan SEA Games ketika menerima laporan tentang jor-joran Kaltim sebagai Tuan rumah PON XVII itu merasa prihatin dengan peristiwa ini.

"Saya akan laporkan kepada presiden segera masalah ini karena persiapan SEA Games adalah lebih bearti dalam mengembalikan citra olahraga Indonesia. PON hanya persiapan lokal dan seharusnya mempersiapkan atlet berprestasi untuk bangsa dan negara," ujarnya. (*/lpk)