Kekhawatiran Pelti yang disampaikan Sekjen Soebroto Laras, di Jakarta, Rabu (12/04), tersebut didasarkan karena pertandingan Fed Cup akan digelar pada sore hari.
"Kami khawatir karena penglihatan Angie kurang bagus untuk pertandingan yang digelar sore hingga malam hari," kata Soebronto Laras.
Berdasarkan keputusan ITF dan BNP Paribas selaku sponsor, ditetapkan bahwa pertandingan Fed Cup akan dimulai pada pukul 15.00 WIB.
"Satu-satunya hal yang dapat kami lakukan sekarang ialah meminta Angie untuk lebih banyak berlatih mulai sore hari sehingga dapat membiasakan diri," kata Soebronto.
Soebronto tidak menyanggah jika Angie adalah petenis putri terbaik yang kini dimiliki Indonesia.
Untuk menghadapi China pada babak pertama Fed Cup, selain Angie yang kini berada di peringkat 625 WTA, Indonesia akan menurunkan Romana Tedjakusuma (258 WTA), Ayu Fani Damayanti (519 WTA) dan Septi Mende (837 WTA).
Dengan kondisi seperti itu, Soebronto memperkirakan, Romana akan tampil sebagai tunggal pertama dan Angie sebagai tunggal kedua.
"Ayu Fani dan Septi akan diturunkan di nomor ganda, tetapi tidak menutup kemungkinan Angie akan kembali dipasangkan dengan Romana," kata Soebronto.
Sebelumnya, pertandingan Fed Cup direncanakan digelar di lapangan tenis Kemayoran, namun karena tidak memenuhi persyaratan ITF, maka pertandingan pun terpaksa dipindah ke lapangan tenis Gelora Bung Karno.
Berdasarkan kunjungan ITF pada 1 Maret disebutkan ada beberapa kekurangan dari kondisi lapangan tenis Kemayoran diantaranya, kapasitas dan sisi belakang lapangan kurang.
Kapasitas lapangan Kemayoran hanya 2000 penonton, kurang dari persyaratan ITF sebanyak 5000 penonton, sedang sisi belakang lapangan Kemayoran hanya tujuh meter kurang satu meter dari yang dipersyaratkan.
"Untuk pertandingan di Gelora, kami pun masih harus menambah daya penerangan, dari 800 watt menjadi 1200 watt seperti yang dipersyaratkan," katanya.
Pada babak pertama, Soebronto menyatakan, China akan tampil dengan kekuatan penuh diantaranya juara ganda putri Australia Terbuka Zheng Jie dan Yan Zi.
Jika Indonesia kalah pada pertandingan babak pertama tersebut, maka Indonesia akan berhadapan dengan negara yang menjuarai Grup I Zona pada babak playoff.
Sebaliknya, jika Indonesia dapat memetik kemenangan atas China, maka Indonesia akan tampil pada babak playoff Grup I Dunia melawan negara yang kalah pada babak pertama pertandingan Grup I. (*/lpk)