Pemilu 2009 DPP PD Target Satu Fraksi di Setiap Provinsi

Kapanlagi.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat (PD), Hadi Utomo mengatakan, pada Pemilu 2009 mendatang, partainya akan mengupayakan merebut minimal satu fraksi disetiap daerah Provinsi, Kabupaten/Kota.

"Berdasarkan aturan perundang-undangan, untuk merebut satu fraksi di DPRD Provinsi, Kabupatan dan Kota, minimal harus ada lima suara dan itu sudah menjadi komitmen dan target partai," kata Hadi Utomo, kepada wartawan, usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) I DPD PD Tingkat Provinsi Sultra di Kendari, Sabtu.

Ia mengatakan, target perolehan kursi di DPRD Provinsi, kabupaten/kota, optimis akan bisa dicapai, karena berdasarkan pengalaman pada pemilu 2004 lalu, secara nasional partainya sudah menempati urutan ke lima dengan merebut 57 kursi di DPR-RI di bawah satu tingkat dengan PPP dengan 58 kursi.

"Dengan kata lain, untuk perebutan suara secara nasional DPP PD pada Pemilu nanti harus merebut minimal 20 persen suara dari jumlah wajib pilih secara nasional," katanya.

Untuk memperkuat basis perolehan suara pada pemilu 2009, sebagai partai yang terbuka untuk semua golongan, DPP PD memberi kesempatan kepada seluruh DPD-DPD di daerah provinsi, kabupaten/kota dan hingga ke wilayah kecamatan/desa untuk melakukan Musda, katanya.

Kegiatan Musda di setiap daerah adalah sangat penting bagi partai, karena dengan Musda akan bisa memilih dan mengangkat pengurus baru yang bisa membawa partai itu menjadi partai yang lebih besar, dikenal dan dicintai oleh masyarakat secara umum, ujarnya.

Dia mengatakan, dari 33 provinsi di seluruh tanah air, Musda I DPD PD telah berhasil memilih dan membentuk pengurus baru pada 18 provinsi, sementara 15 provinsi lainnya di tanah air kini masih dalam proses persiapan untuk kegiatan serupa.

Musda I DPD PD Sultra, yang terkesan dipaksa oleh DPP karena tidak dihadiri Ketua Umumnya, Ir Fachruddin Masarampa sehubungan dirinya mendapat masalah pribadi sehingga otomatis tidak aktif lagi, menurut Hadi Utomo tidak ada hubungannya dengan kasus pribadi Masarampa.

"Masalah yang dialami saudara Masarampa adalah persoalan pribadi, sehingga tidak bisa dikait-kaitkan dengan jabatan yang disandangnya ," katanya, tanpa menyebut kasus yang menimpa Ketua Umum DPD PD Sultra itu.

Musda I DPD PD Sultra yang rencananya akan digelar selama tiga hari (15-17/4), muncul beberapa calon kandidat yang meramaikan bursa ketua dan sekretaris, diantaranya Drs H Imran, MSi (Bupati Konawe Selatan), Anas Ombi SE, (Ketua Gapensi), Paterai Andi Tjulang, S. Sos (Ketua PWI) dan sejumlah nama lainnya dari unsur birokrat dan pengusaha. (*/erl)

©2003-2007 KapanLagi.com