Apalagi di negara-negara kaya minyak seperti di kawasan Teluk yang walaupun biaya operasi kecantikan tergolong mahal untuk kebanyakan orang, tapi cukup terjangkau bagi sebagian besar warga kawasan itu.
Salah satu negara Teluk kaya minyak, Arab Saudi dilaporkan berada di urutan ketiga di kawasan Timur Tengah (Timteng) untuk urusan 'permak tubuh' tersebut setelah Yordania dan Mesir.
Menurut data yang dilaporkan pers setempat, Minggu (16/4), negeri produsen minyak terbesar dunia merupakan salah satu penyumbang terbesar untuk urusan operasi kecantikan mencapai angka sekitar US$600 juta.
Sebagian besar yaitu mencapai 75% dari total operasi kecantikan adalah dari kalangan kaum Hawa yang umumnya meniru sejumlah selebritis di kalangan artis dan aktris. Sementara dari kalangan kaum Adam hanya 25%.
Sebagian besar kaum wanita dan gadis Saudi melakukan operasi kecantikan untuk mengikuti mode karena mereka mendengar sebagian artis dan aktris Arab terkenal melakukan operasi sehingga tampil menarik, kata harian Aljazirah, Saudi.
Mengingat biaya operasi tinggi, sebagian perusahaan asuransi di negeri petrodolar itu kadang-kadang menolak memasukkan operasi kecantikan sebagai bagian dari asuransi kesehatan sehingga pasien tidak mendapat potongan harga.
Kegandrungan "permak tubuh" di kalangan kaula muda pria Saudi, akhir-akhir ini juga dilaporkan meningkat pesat menyusul ramainya iklan yang dibintangi sejumlah bintang film muda Arab yang disebut-sebut juga sukses melakukan operasi untuk memperindah penampilan mereka. (*/rit)