
Saat ditemui di Hotel Nikko pada Kamis (20/4), seusai konferensi pers Kampanye Indonesia Menanam, Iwan mengatakan bahwa kesadaran akan pentingnya fungsi hutan timbul pada saat dirinya bersama OI mengadakan 'Konser Bumi' pada tahun lalu.
"Ternyata kita perlu lingkungan yang sehat, dan apalagi bang Kaban (Menteri Kehutanan), bilang kalau hutan kita itu umurnya tinggal 15 tahun lagi. Dan itu akan menimbulkan dampak yang mengerikan bagi kita semua, saat ekosistem lingkungan kita rusak," paparnya.
Dipilihnya Iwan Fals dalam ajang ini, karena Iwan dikenal sebagi sosok yang kritis dan jujur serta peduli akan penghijauan hutan. Sehingga pesan moral yang digulirkan melalui musik dan lagu akan mudah diapresiasi oleh kaum muda.
"Sebenaranya saya sudah lama membuat lagu yang berhubungan dengan alam, khususnya mengenai hutan. Tapi dulu saya lebih banyak mengetahui hal itu dari Koran. Dan sekarang saya turun langsung," jelasnya. "Saya berharap hal penggalakkan semacam ini tidak seumur jagung," imbuhnya.
Iwan sendiri merasa perannya kali ini merupakan anugerah dan rahmat dari Tuhan, "Saya tidak tahu apa kehendak Tuhan apa lagi yang harus saya lakukan," tandasnya.
Rencana Kampanye Indonesia Menanam akan diawali dengan Tanam Masal oleh 1000 orang dari berbagi lapisan dan akan dipimpin langsung oleh Menteri Kehutanan. Dan akan bertempat di areal Kota Baru Bandar Kemayoran dengan lahan seluas 4,5 ha pada tanggal 22 April.
Sementara Iwan Fals dalam konser tersebut akan tampil pada pukul 15.00 wib, di arena PRJ, Kemayoran. Iwan membawakan 19 judul lagu, 3 diantaranya diciptakan khusus untuk Kampanye Indonesia Menanam, antara lain berjudul Pohon Untuk Kehidupan, Tanam-Tanam dan Peniti Benang. (kl/ww)
Lihat Foto:
Diskusi 'Reboan' di Bulan Puasa
Protes Beras Impor
Lihat Profil: Iwan Fals