"Pertama dan terpenting, saya ingin menyampaikan permintaan maaf kepada rekan satu tim dan staf pelatih karena tindakan saya Senin malam," kata Martin dalam pernyataannya.
"Tidak ada yang lebih penting bagi saya selain menjadi rekan satu tim yang baik dan memberikan 110% usaha setiap hari. Tidak ada yang mengubah itu," katanya.
Martin dijatuhi hukuman skorsing, Selasa.
Pada Kamis (Jumat WIB), Nuggets menjamu Los Angeles Clippers di partai ketiga babak playoff Wilayah Barat dan mengalami kekalahan di dua pertandingan pertama dari rencana tujuh kali pertemuan (best of seven).
Hukuman terhadap Martin berawal ketika Senin lalu dilaporkan terlambat bergabung dengan rekan-rekannya setelah istirahat babak pertama.
Sebelumnya ia telah diberitahu bahwa tidak akan dimainkan pada babak kedua. Akibatnya, Martin seperti merajuk dan duduk di bangku pemain dan tidak memperlihatkan kepedulian atas kekalahan timnya 87-98.
"Saya benar-benar menyesal jika situasi seperti ini menimbulkan gangguan bagi tim, pemilik klub Kroenke dan organisasi Denver Nuggets," kata Martin.
"Saya siap bertanggung jawab dan berharap semoga para pendukung Nuggets bisa memahaminya," tambahnya.
Saat pertandingan Senin tersebut, Nuggets mengumumkan bahwa Martin - yang selalu dirundung masalah cedera lutut hampir sepanjang musim kompetisi tahun ini- tidak akan diturunkan pada babak kedua sehubungan dengan cedera lutut kirinya.
Keputusan pelatih George Karl untuk merotasi pemain tersebut ternyata tidak bisa diterima oleh Martin. Ia kemudian meninggalkan ruang ganti usai pertandingan tanpa mengeluarkan sepatah kata pun kepada wartawan.
"Saya mendukung tim sepenuhnya dan tidak sabar lagi untuk bisa kembali bergabung secepatnya," katanya. (*/cax)