Topan, dengan kecepatan angin sampai 170km per jam, diperkirakan akan menurunkan hujan di timur Hongkong, propinsi Guangdong, Rabu petang. Ini adalah topan paling dahsyat memasuki Laut China Selatan selama Mei.
Kota pelabuhan Shanton mungkin yang akan paling keras diserang, kata suratkabar Harian Rakyat milik pemerintah China mengutip pernyataan seorang pejabat cuaca propinsi itu , kendatipun kemungkinan badai itu bisa membelok ke arah timur ke Selat Taiwan.
Kapal-kapal penyelamat dan helikopter-helikopter disiagakan, dan semua angkutan laut ke propinsi Hainan, China telah dihentikan, tambah laporan itu.
Observatorium Hongkong mengeluarkan satu tanda angin kencang nomor tiga, yang berarti angin itu berkecepatan 41-62km per jam diperkirakan akan melanda bekas koloni Inggris itu.
Biro cuaca pusat Taiwan mengeluarkan peringatan perjalanan melalui laut dan darat.
Di Filipina , Chanchu mengakibatkan sekitar 53.300 orang menderita di daerah-daerah Luzon dan Visayas, kata Badan Koordinasi Bencana Nasional dalam sebuah laporan, Senin.
Kerusakan atas pertanian berjumlah sekitar 71,6 juta peso (US$1,4 juta) dan prasarana sekitar 27 juta peso. (*/rit)