< >

300 Mahasiswa 'ALA' Gelar Kongres di Banda Aceh

Minggu, 21 Mei 2006 18:15
Kapanlagi.com - Sekitar 300 mahasiswa yang menyebutkan dari 'Provinsi Leuser Antara (ALA)' menggelar kongres selama dua hari di Banda Aceh, Minggu, sebagai upaya penyamaan persepsi terhadap isu pemekaran wilayah dari Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

"Kongres yang dihadiri ratusan mahasiswa asal Aceh pedalaman, yakni Gayo Luwes, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tenggara dan Aceh Singkil itu untuk persamaan persepsi terhadap upaya percepatan pembentukan Provinsi ALA dari wilayah induknya Provinsi NAD," kata Ketua Panitia kongres, Syaifuddin, kepada wartawan di Banda Aceh, Minggu.

Dia menyebutkan tujuan kongres mahasiswa itu juga untuk merumuskan strategi bersama yang efektif, sesuai kondisi dan perkembangan saat ini serta membentuk elemen mahasiswa sebagai sosil kontrol pemerintah di lima kabupaten, sebagai calon dari provinsi 'ALA.'

Ia menjelaskan gagasan pembentukan "provinsi ALA" itu telah lama mengelinding dan bukan keinginan dari elit-elit politik di lima kabupaten Aceh pedalaman yang menliputi Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara dan Aceh Singkil.

"Upaya pembentukan provinsi ALA itu juga bukan bertujuan untuk menggagalkan nota kesepakatan damai (MoU) Helsinki, seperti yang dihembuskan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM/NGO) dan aktivis mahasiswa di Aceh. Pemekaran ALA tetap dalam wilayah Aceh, bahkan masih saja mengandung unsur nama Aceh," tambahnya.

Bahkan, Syaifuddin menjelaskan ide pemekaran provinsi 'ALA' itu sendiri telah berkembang pada 1990, namun dalam perjalannya mentah di tingkat legislatif karena tidak masuk dalam badan musyawarah (bamus) DPR RI.

Dipihak lain, ia menjelaskan kongres mahasiswa 'ALA' tersebut juga menghadirkan pembicara antara lain, Prof DR Baihaki AK, Letjen (purnawirawan) Kiki Syahnakri, mantan Waksad TNI dan DR J Christiadi.

"Dari kongres ini kami berharap dapat melahirkan komitmen dalam bentuk sikap ril setiap multi stakeholder dalam upaya mempercepat terbentuknya provinsi ALA," tambahnya. (*/erl)