< >

Annan Kecewa Pada Perpanjangan Penahanan Terhadap Suu Kyi

Rabu, 31 Mei 2006 10:56
Kapanlagi.com - Sekjen PBB Kofi Annan, Selasa menyatakan kekecewaannya pada keputusan pemerintah militer Myanmar yang memperpanjang tahanan rumah terhadap pemimpin pro demokrasi Aung San Suu Kyi, tapi akan terus "melakukan segala usaha" untuk menjamin pembebasan peraih Hadiah Perdamaian Nobel itu dan 1.200 tahanan politik di negara tersebut.

Annan dalam sebuah pernyataan menyebut keputusan itu satu "kesempatan penting" yang dilepaskan oleh para pemimpin Myanmar untuk memajukan demokrasi dan memperbaiki hubungan dengan masyarakat internasional.

"Kendatipun keputusan ini, masyarakat internasional tidak dapat meninggalkan usaha bagi perbaikan situasi yang sulit di Myanmar," kata Annan.

Sekjen PBB akan mendesak pemerintah itu untuk melaksanakan langkah-langkah yang telah dibicarakan dengan Wakil Sekjen PBB Urusan Politik yang belum lama ini mengunjungi negara itu, termasuk "meningkatkan keselamatan dan akses bagi bantuan kemanusiaan, tidak melakukan operasi militer yang berdampak pada warga sipil dan kemungkinan dialog intern yang dapat membawa pada rekonsiliasi nasional," kata pernyataan itu.

Gambari diperkirakaan akan memberikan laporan kepada Annan mengenai hasil kunjungannya itu, kata seorang jurubicara PBB, Selasa.

Selama kunjungannya ke Myanmar, Gambari bertemu dengan Jenderal Senior Than Shwe, kepala negara Myanmar dan dengan Suu Kyi, pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD). Pertemuannya dengan pemimpin pro demokrasi itu adalah yang pertama dilakukan oleh seorang utusan PBB dalam lebih dari dua tahun belakangan ini.

Dubes AS untuk PBB John Bolton pekan lalu mengatakan AS bersama dengan Inggris, Perancis, Denmark dan Slovakia mengimbau Gambari memberikan laporan kepada Dewan Keamanan PBB pekan ini. (*/cax)


KOMENTAR PEMBACA


Berita Yang Paling Banyak Mendapat Komentar