
"Dan itu berarti aku pernah punya induk semang sejumlah delapan," selorohnya beberapa waktu lalu. Dan bukan karena ikut-ikutan Pretty kemudian menggalang dana bagi Yogya. Dengan bekerjasama dengan beberapa artis dangdut serta radio Muara FM, mencoba untuk mengetuk kepedulian pengguna jalan. Ia dan rekan-rekannya, seperti Ageng Kiwi, melakukan ngamen di atas truk yang berjalan. Dengan pengambilan rute dari basecamp, Muara FM sampai ke Kelapa Gading.
"Alhamdullillah, antusiasme sebagaian masyarakat kita sangat tinggi. Dengan cara begini kita mencoba mengetok pintu bagi mereka yang punya penghasilan lebih," ujarnya senang. Tapi ada sedikit yang mengganjal di hati Pretty, "Banyak yang mengunakan mobil dan berdasi tapi mereka malahan tidak pada kasih, bahkan saat diketok kaca mobilnya pada diam saja. Malahan orang yang biasa dengan berkendara sepeda motor pada kasih sumbangan," tuturnya prihatin.
Menurut Pretty sumbangan yang terkumpul nantinya akan disumbangkan kepada korban, dengan cara mendatangi korban secara langsung, dan menanyakan kebutuhan korban yang paling mendesak, kemudian langsung dibelikan. "Dengan cara seperti itu, paling tidak untuk menghindari penyelewengan dana," ujarnya.
Namun demikian Pretty sudah punya gambaran tentang apa-apa yang mungkin sangat dibutuhkan. Seperti tenda, bahan makanan, pakainan, selimut dan obat-obatan menjadi prioritasnya. (kl/ww)
Lihat Profil: Pretty Asmara