< >

Unggas Peliharaan Garin Nugroho Positif 'Flu Burung'

Sabtu, 03 Juni 2006 21:11
Kapanlagi.com - Unggas peliharaan milik sutradara terkenal Garin Nugroho terindikasi terserang virus flu burung. Hal itu terungkap setelah dilakukan penelitian pada laboratorium Balai Penelitian Veteriner di Kabupaten Bogor.

Dari tiga jenis unggas, yakni entok, angsa dan burung merpati, yang dipelihara Garin di rumahnya di kawasan Studio Alam, Sukmajaya, Depok, Jabar, hanya jenis entok yang positif flu burung, sedangkan angsa dan burung merpatinya bebas dari virus yang mematikan itu.

Kepala Seksi (Kasie) Kesehatan Hewan dan Veterinir (Keswanvet) Dinas Pertanian (Distan) Kota Depok, Dedi Sudjadi, di Depok, Jumat (2/5) mengatakan, dengan terdeteksinya virus flu burung tersebut, maka tim Distan akan memusnahkan unggas di rumah Garin pada Senin (5/6).

Ia mengatakan, terjangkitnya virus flu burung pada unggas peliharaan Garin tersebut diketahui setelah adanya laporan dari pihak keluarga Garin, pada Senin (19/5) lalu, bahwa ada unggasnya jenis entok yang mati mendadak.

"Dengan adanya laporan tersebut, maka tim distan Depok segera memeriksa jenis unggas tersebut untuk diteliti," jelasnya.

Dedi lebih lanjut mengatakan, untuk menghindari penyebaran virus flu burung, pihaknya lantas melakukan pemusnahan dengan membakar unggas yang mati tersebut.

Sedangkan unggas yang masih hidup, diambil kotorannya untuk diteliti dengan menggunakan alat rapid test (Pemeriksaan cepat). Ia menambahkan, untuk lebih akuratnya, juga mengambil sampel darah guna diuji kembali di laboratorium Balai Penelitian Veteriner Kabupaten Bogor.

"Berdasarkan hasil penelitian laboratotium pada Kamis (22/5) dan Jumat (23/5) lalu juga positif," paparnya.

Menurut dia, sejak April 2006 lalu, sekitar 1.200 unggas berhasil dimusnahkan di enam kecamatan, antara lain Beji, Sukmajaya, Pancoranmas, Limo, Cimanggis, dan Sawangan.

Pemusnahan unggas tersebut akan mendapat kompensasi, setelah unggas dipotong dan dibakar, kemudian dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan disaksikan beberapa warga.

Setiap unggas yang dimusnahkan mendapat dana kompensasi per ekor sebesar Rp 10.000. Dana kompensasi diambil dari talangan APBD Depok sebesar Rp 14,9 juta.

Mengenai hal itu, Garin mengaku baru mengetahui kalau salah satu unggas peliharaannya itu positif terkena flu burung. Namun demikian, tambahnya, unggas peliharaannya yang lain sudah diteliti oleh pihak Distan Depok beberapa waktu lalu.

"Waktu itu memang pernah ada petugas yang datang ke rumah mengambil sampel hewan peliharaan saya. Namun belum tahu hasilnya," ujar sutradara film DAUN DI ATAS BANTAL dan BULAN TERTUSUK ILALANG itu.

Selain itu, ia meminta kepada Distan Kota Depok, untuk segera memusnahkan unggasnya yang terinfeksi virus flu burung. (*/bun)

Lihat Profil: Garin Nugroho



Arsip Foto Garin Nugroho
042.jpg
041.jpg
040.jpg
039.jpg