Kepala Kesbanglinmas Kabupaten Klaten, Eko Medisukasto di Klaten, Sabtu, menuturkan, pengungsi tersebut sudah mangalami penurunan karena sebagian dari pengungsi memaksa untuk pulang.
"Sebagian besar alasan mereka yang pulang itu karena ternak dan ladangnya tidak ada yang merawat," katanya.
Dia menuturkan, pihak satlak pengungsi sebenarnya belum mengizinkan para pengungsi tersebut untuk pulang karena status Merapi hingga hari ini masih 'awas'.
"Setiap hari kami selalu berkoordinasi dengan BPPTK tentang perkembangan kondisi Gunung Merapi," katanya.
Menurut dia, meskipun saat ini perhatian Pemkab Klaten masih terfokus pada korban gempa, armada di posko pengungsi Merapi untuk evakuasi sewaktu-waktu sudah dipersiapkan.
Dia menjelaskan, meskipun bantuan logistik bagi para pengungsi Merapi banyak berkurang, Pemkab Klaten akan menjamin ketersediaan bahan makanan bagi para pengungsi.
"Camat Kemalang sudah diminta jika sewaktu-waktu ada kekurangan kebutuhan logistik, agar segera menghubungi Kabupaten," katanya. (*/bun)