< >

Korban Flu Burung Hingga Juni Capai 50 Kasus

Minggu, 04 Juni 2006 08:45
Kapanlagi.com - Jumlah kasus flu burung yang telah dipastikan di seluruh Indonesia hingga 3 Juni mencapai 50 kasus dengan angka kematian (Case Fatality Rate/CFR) 74% atau dari 50 pasien positif flu burung 37 di antaranya meninggal dunia.

Data tersebut dilaporkan Departemen Kesehatan (Depkes), lewat keterangan persnya yang diterima ANTARA, di Jakarta, Sabtu.

Menurut laporan Depkes, angka tersebut masih berpeluang untuk bertambah karena Badan Litbangkes Depkes saat ini menunggu hasil tes spesimen dari laboratorium rujukan WHO di Hongkong, atas nama Y (berjenis kelamin perempuan) asal Tangerang.

Hingga kini, jumlah wilayah yang terinfeksi flu burung adalah delapan provinsi yaitu DKI Jakarta (13 kasus, 11 di antaranya meninggal dunia), Banten (enam kasus, lima meninggal), Jawa Barat (15 kasus, 12 di antaranya meninggal), Jawa Tengah (tiga kasus, dua meninggal), Jawa Timur (dua kasus, satu meninggal), Sumatera Utara (tujuh kasus, enam meninggal dunia), Lampung (tiga kasus tanpa angka kematian), dan Sumatera Barat (satu kasus).

Terkait dengan fase penularan virus Avian Influenza (AI), Depkes menegaskan bahwa belum ada bukti ilmiah adanya penularan antar-manusia. Dengan demikian, flu burung di Indonesia masih berada di fase tiga kriteria WHO yakni penularan dari hewan ke manusia.

Hal tersebut diperkuat oleh staf WHO Steven Bjorge. Menurut dia, sampai saat ini penyebab flu burung di Indonesia adalah virus H5N1 yang biasa menyerang unggas.

"Bukti penularan dari orang ke orang pada kasus klaster belum ditemukan," kata dia.

Posko flu burung Depkes sejak Juli 2005 telah menerima 557 laporan kasus secara kumulatif.

Setelah dilakukan pemeriksaan klinis, epidemiologis dan laboratorium , hasilnya menunjukkan 395 laporan negatif flu burung, 50 kasus positif (37 di antaranya meninggal dunia), 14 kasus probable (5 di antaranya meninggal), dan 97 kasus suspek (37 meninggal). (*/erl)