< >

Angie Tersingkir Pada Semifinal Galatina

Minggu, 04 Juni 2006 13:30
Kapanlagi.com - Bintang tenis putri Indonesia Angelique "Angie" Widjaja harus menghentikan langkahnya di semifinal turnamen Challenger Galatina yang digelar di Italia, Sabtu malam waktu setempat seperti yang dinyatakan manajer Virginia Rusli.

Pada semifinal turnamen tanah liat berhadiah total US$25.000, mojang Bandung berusia 21 tahun itu harus mengakui keunggulan petenis Rumania Corina Claudia Corduneanu dalam pertandingan ketat selama tiga set.

Meskipun sempat merebut set pertama dengan tiebreak, Angie yang kini berada di peringkat 523 WTA itu tidak dapat merebut dua set berikutnya dan menyerah 7-6 (7/4), 5-7, 5-7.

Pada set ketiga, mantan juara Wimbledon junior 2001 itu tampaknya akan memenangi pertandingan karena telah memimpin 5-3.

Namun pada game kesembilan saat tertinggal 15-40, smash dari Angie tidak dapat mematikan lawan dan petenis Rumania berperingkat 375 WTA tersebut berhasil menyamakan kedudukan sebelum memastikan langkah ke final.

Sementara itu, langkah Angie yang berpasangan dengan petenis Kanada Marie Evi Pelletier pun harus terhenti pada semifinal setelah kalah dari unggulan kedua Kyra Naggi/Sassi Valentina (Hungaria/Italia) melalui pertandingan yang juga harus diselesaikan dalam tiga set 2-6, 6-1, 6-3.

Hasil yang diraih Angie di nomor tunggal turnamen Challenger Galatina tersebut sama dengan hasil saat Angie bertanding di turnamen tanah liat di Melbourne, Australia, akhir Maret lalu.

Pada semifinal Melbourne, Angie kalah di tangan petenis tuan rumah berperingkat 260 Sophie Ferguson dalam pertandingan selama tiga set 4-6, 6-3, 6-0.

Seusai tampil di Galatina, pada 5-11 Juni, Angie yang sempat berada di peringkat 55 WTA pada 31 Meret 2003 tersebut akan mengikuti turnamen di Prostejov, Ceko, yang berhadiah US$75.000 atau turnamen di Grado, Italia, yang berhadiah total US$25.000.

Pada 12-19 Juni, ia akan mengikuti turnamen berhadiah total US$50.000 di Marseille, Perancis atau turnamen di Zagreb, Kroasia dengan besar hadiah yang sama.

Angie mengikuti serangkaian turnamen di Afrika dan Eropa yang berlangsung selama lima pekan itu mendongkrak peringkatnya hingga masuk jajaran 400-an dunia. (*/lpk)