Camat Kemalang, Giyanta di Klaten, Senin, mengatakan, warga mulai mengungsi sejak hari Minggu (04/06) malam, atas inisiatif mereka sendiri dan petugas posko memfasilitasinya dengan mengirim armada evakuasi.
Tiga desa yang warganya kembali mengungsi di antaranya Desa Sidorejo, Tegalmulyo dan Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten.
"Warga merasa takut karena mendengar suara yang keluar dari puncak Merapi semakin keras dan puncak gunung tidak terlihat karena tertutup awan," ujarnya.
Dia menuturkan, hingga hari ini sudah sekitar 3.360 jiwa yang mengungsi pada tiga TPS, yakni TPS Dompol, TPS Kemalang dan TPS Ngemplakseneng.
Menurut dia, jumlah tersebut masih akan bertambah lagi karena ada warga yang sudah masuk ke TPS namun belum terdata.
Berdasarkan laporan dari Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, yang diterima posko pengungsian Dompol, jarak luncuran terjauh awan panas yang terjadi sejak kemarin hingga pagi tadi mencapai sekitar tujuh kilometer, dan mengarah ke Kali Krasak dan Gendol. (*/lpk)