
Tak pelak, busana yang dikenakan Titi selalu menjadi trend fashion di panggung menyanyi. Diakui olehnya, bahwa busana yang baik, sesuai dengan kepribadiannya akan menunjang penampilan itu sendiri. Tapi Titi menolak untuk disebut sebagai ikon fashion agent. "Saya hanya ingin selalu tampil beda, lain dari pada yang lain," ujarnya.
Keinginan untuk selalu tampil beda dibanding lainnnya, diungkapkan Titi, sudah merupakan tabiatnya sejak dari kecil. "Tapi beda di sini, tentu saja tetap mencerminkan citra dan kepribadian saya," jelasnya. "Saya bukan penganut trend, saya hanya mengenakan busana yang enak dan nyaman saat di panggung, karena dengan sendirinya akan ikut menunjang penampilan saya," tambahnya. Tentu busana yang keren akan lebih buat pede.
Untuk urusan busana pecinta brand Dior ini, lebih mempercayakan pada desainer dalam negeri, seperti Sebastian Gunawan. "Aku, orang yang jarang belanja di luar negeri, malahan lebih sering belanja di Jakarta," ujar Titi.
Setiap kali tampil dengan busana baru, anak-anak Titi yang menjadi kelompok korektor pertama."Mereka selalu kasih masukan dan bisanya mereka tidak senang dengan model baju cup bra, karena katanya kelihatan keteknya," ucap Titi terbahak.
Walaupun sering menjadi tukang koreksi baju-baju ibunya, anak-anak Titi lebih menyukai kostum atau baju yang dikenakan oleh Maia Ahmad dan Mulan Kwok dari Ratu. "Ratu memang bagus dan saya juga menjadi salah satu penggemarnya," aku Titi spontan. (kl/ww)
Lihat Profil: Titi DJ